DPR Dukung Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Soroti Dugaan ‘Klaster Mewah’
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
JELAJAHNEWS.ID -Pelarian Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, Cabang Rantauprapat, yang diduga menggelapkan dana jemaat gereja senilai Rp28 miliar, akhirnya terhenti. Ia ditangkap aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara setibanya di Bandara Internasional Kualanamu, Senin (30/3/2026) pagi.
Penangkapan dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB saat tersangka tiba di Indonesia bersama istrinya, Camelia Rosa, setelah melakukan perjalanan dari luar negeri. Keduanya langsung diamankan petugas dan dibawa ke Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Rahmat Budi Handoko menjelaskan, pengamanan tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antara penyidik dengan berbagai pihak, termasuk keluarga dan penasihat hukum tersangka.
"Tadi pagi, tepatnya pukul 09.00 WIB, tersangka bersama istrinya kembali dari luar negeri. Kami langsung mengamankan yang bersangkutan dan menyelesaikan administrasi di Kantor Imigrasi Kualanamu," ujar Rahmat.
Ia mengungkapkan, sebelum kembali ke Indonesia, Andi diketahui berada di luar negeri dengan rute perjalanan dari Australia, kemudian transit di Singapura dan Malaysia sebelum tiba di Bandara Kualanamu.
"Koordinasi terus kami lakukan dengan penasihat hukum dan keluarga. Alhamdulillah, yang bersangkutan akhirnya kembali secara sukarela dan kooperatif," katanya.
Polda Sumut sebelumnya telah menetapkan Andi sebagai tersangka pada 13 Maret 2026, setelah melalui proses penyelidikan, penyidikan, dan gelar perkara. Kasus ini dilaporkan pada 26 Februari 2026 oleh pimpinan cabang Bank BNI Rantauprapat, Muhammad Camel, menyusul temuan dugaan kejanggalan dalam transaksi dana nasabah.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menyoroti adanya selisih sekitar Rp10 triliun dalam perencanaan anggaran Program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mempertanyakan efektivitas sistem akreditasi rumah sakit dalam menjamin mutu pelayanan dan keselamatan
Politik
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik
Sebanyak 54 warga Desa Limau Manis dan Desa Medan Sinembah, Kabupaten Deli Serdang, mengajukan gugatan perdata terkait dugaan perbuatan mela
Hukum
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke121 Perumda Tirtanadi Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Kantor Pusat, J
Daerah
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu, saat menghadiri Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berak
Ekonomi
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi
Politik