Jumat, 17 Juli 2026

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I Tahun 2026 Melesat 40,8 Persen dan NPL Turun Jadi 2,99 Persen

admin - Jumat, 17 Juli 2026 12:21 WIB
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I Tahun 2026 Melesat 40,8 Persen dan NPL Turun Jadi 2,99 Persen
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu

Sejalan dengan pertumbuhan kredit, total aset konsolidasi BTN meningkat 12,4 persen menjadi Rp545,16 triliun dari sebelumnya Rp484,96 triliun. Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 6,6 persen menjadi Rp433,00 triliun.

Nixon mengatakan BTN terus memperkuat struktur dana murah melalui berbagai strategi, antara lain akuisisi dana ritel, peningkatan transaksi digital, penguatan layanan payroll, serta perluasan kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai institusi. Langkah tersebut mampu menjaga biaya dana (cost of fund) pada level 3,01 persen.

"Kami tidak hanya mengejar pertumbuhan kredit, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut didukung struktur pendanaan yang semakin kuat sehingga mampu menjaga profitabilitas dan keberlanjutan bisnis Perseroan dalam jangka panjang," kata Nixon.

Di sisi digital, superapps Bale by BTN kini telah digunakan lebih dari 4,3 juta pengguna, didukung lebih dari 344 ribu merchant, 14 ribu pengembang (developer), dan 59 pemerintah daerah. Jumlah transaksi melalui aplikasi tersebut meningkat 41,6 persen, sedangkan nilai transaksinya tumbuh 55,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BTN juga mencatat peningkatan kualitas aset. Selain penurunan rasio NPL, rasio Loan at Risk (LAR) turun dari 20,2 persen menjadi 18,6 persen, sementara Cost of Credit (CoC) membaik dari 2,0 persen menjadi 0,7 persen.

"Transformasi yang kami jalankan bukan hanya bertujuan memperbesar bisnis, tetapi membangun fondasi pertumbuhan yang sehat, efisien, dan berkelanjutan. Dengan kualitas aset yang semakin baik, struktur pendanaan yang semakin kuat, serta ekosistem digital yang terus berkembang, BTN optimistis mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Nixon.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
BTN
 
Komentar
 
Berita Terbaru