Terima Serambi Award 2026, Kajati Aceh Teuku Rahmatsyah Tekankan Komitmen Pulihkan Kepercayaan Publik
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Teuku Rahmatsyah menegaskan komitmen jajaran Kejati Aceh untuk terus memperbaiki kinerja dan memulihka
Hukum
JELAJAHNEWS.ID -PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membukukan kinerja positif pada semester I 2026 dengan mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp2,40 triliun, meningkat 40,8 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,70 triliun. Di saat yang sama, kualitas aset perseroan juga membaik, ditandai dengan penurunan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) dari 3,3 persen menjadi 2,99 persen.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari transformasi bisnis yang dijalankan perseroan selama lebih dari satu dekade. Transformasi tersebut, kata dia, sejalan dengan arah transformasi Danantara Indonesia dan ditujukan untuk memperkuat posisi BTN sebagai pemimpin pembiayaan perumahan nasional sekaligus membangun ekosistem layanan keuangan yang terintegrasi.
"Pencapaian ini merupakan hasil dari transformasi selama satu dekade yang secara konsisten kami lakukan. Kami optimistis hingga akhir tahun nanti, kinerja BTN tetap on track melanjutkan catatan positif di paruh pertama tahun ini," ujar Nixon dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja per 30 Juni 2026 di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga:Menurut Nixon, transformasi BTN dimulai dari penguatan posisi sebagai spesialis pembiayaan perumahan (housing specialist), kemudian berlanjut pada transformasi operasional dan kini memasuki fase beyond mortgage atau pengembangan bisnis di luar pembiayaan perumahan. Strategi tersebut didukung penguatan tata kelola perusahaan, manajemen risiko, kepatuhan, digitalisasi proses bisnis, optimalisasi neraca, serta penerapan tata kelola kecerdasan buatan (Artificial Intelligence Governance/AI Governance).
Hingga akhir Juni 2026, BTN menyalurkan kredit dan pembiayaan konsolidasi sebesar Rp418,11 triliun, naik 11,2 persen dibandingkan Rp376,11 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan kredit perumahan sebesar 4,8 persen menjadi Rp332,88 triliun, serta lonjakan kredit nonperumahan sebesar 46,1 persen menjadi Rp85,22 triliun.
Segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi tetap menjadi kontributor utama dengan nilai penyaluran mencapai Rp196,96 triliun, meningkat 8,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, Kredit Program Perumahan (KPP) yang mulai diluncurkan pada Oktober 2025 telah mencapai penyaluran sebesar Rp4,1 triliun hingga Juni 2026.
BTN juga memperluas pembiayaan di sektor nonperumahan melalui penetrasi ke bidang pendidikan, kesehatan, pemerintahan, lembaga keuangan, dan ritel. Perseroan turut menggandeng perusahaan multifinance untuk memperluas pembiayaan kendaraan bermotor sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis.
Sejalan dengan pertumbuhan kredit, total aset konsolidasi BTN meningkat 12,4 persen menjadi Rp545,16 triliun dari sebelumnya Rp484,96 triliun. Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 6,6 persen menjadi Rp433,00 triliun.
Nixon mengatakan BTN terus memperkuat struktur dana murah melalui berbagai strategi, antara lain akuisisi dana ritel, peningkatan transaksi digital, penguatan layanan payroll, serta perluasan kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai institusi. Langkah tersebut mampu menjaga biaya dana (cost of fund) pada level 3,01 persen.
"Kami tidak hanya mengejar pertumbuhan kredit, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut didukung struktur pendanaan yang semakin kuat sehingga mampu menjaga profitabilitas dan keberlanjutan bisnis Perseroan dalam jangka panjang," kata Nixon.
Di sisi digital, superapps Bale by BTN kini telah digunakan lebih dari 4,3 juta pengguna, didukung lebih dari 344 ribu merchant, 14 ribu pengembang (developer), dan 59 pemerintah daerah. Jumlah transaksi melalui aplikasi tersebut meningkat 41,6 persen, sedangkan nilai transaksinya tumbuh 55,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
BTN juga mencatat peningkatan kualitas aset. Selain penurunan rasio NPL, rasio Loan at Risk (LAR) turun dari 20,2 persen menjadi 18,6 persen, sementara Cost of Credit (CoC) membaik dari 2,0 persen menjadi 0,7 persen.
"Transformasi yang kami jalankan bukan hanya bertujuan memperbesar bisnis, tetapi membangun fondasi pertumbuhan yang sehat, efisien, dan berkelanjutan. Dengan kualitas aset yang semakin baik, struktur pendanaan yang semakin kuat, serta ekosistem digital yang terus berkembang, BTN optimistis mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Nixon.
Sebagai bagian dari strategi beyond mortgage, BTN juga telah menyelesaikan akuisisi tahap pertama portofolio kredit pensiun PT Bank SMBC Indonesia Tbk senilai sekitar Rp12,6 triliun. Seluruh portofolio yang diakuisisi merupakan kredit berkualitas sehingga diharapkan dapat meningkatkan profitabilitas sekaligus memperkuat kualitas aset perseroan.
BTN menargetkan penyelesaian akuisisi tahap kedua pada kuartal III 2026 senilai sekitar Rp7,34 triliun. Setelah seluruh proses selesai, perseroan akan mengelola sekitar 344.600 rekening kredit pensiun dan menargetkan porsi kredit nonperumahan meningkat secara bertahap hingga sekitar 30 persen dari total portofolio kredit dalam lima tahun mendatang. Langkah tersebut diharapkan memperkuat struktur bisnis BTN agar semakin seimbang, tangguh, dan berkelanjutan.(jn/**)
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Teuku Rahmatsyah menegaskan komitmen jajaran Kejati Aceh untuk terus memperbaiki kinerja dan memulihka
Hukum
Penyidik Balai Gakkum dan Korwas PPNS dari Ditreskrimsus Polda Sumut menetapkan B seorang sopir sebagai tersangka karena membawa
Hukum
DPR RI menargetkan pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Perampasan Aset dapat dituntaskan dan diputus dalam Rapat Paripurna pali
Politik
Danantara Housing Expo (DHE) 2026 memperkuat kolaborasi ekosistem perumahan dengan mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan indu
Ekonomi
Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara angkat bicara terkait tuntutan 17 pensiunan yang hingga kini masih memperjuangkan pembayaran penuh
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, meminta Universitas Pertahanan (Unhan) RI dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan
Politik
Struktur Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Sumatera Utara memasuki babak baru. Zainuddin Lubis, SH resmi menahkodai Perbati Sumut
Olahraga
Penetapan seorang sopir truk berinisial B sebagai tersangka dalam perkara pengangkutan kayu hasil hutan menjadi sorotan dalam rapat dengar p
Hukum
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara, Erris Julietta Napitupulu, mengapresiasi tim riset Universitas Medan Area (UMA)
Daerah
Balai Penegakan Hukuma (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera menetapkan B seorang sopir truk bermuatan kayu sebagai tersangka.
Politik