Tindak Lanjuti Aspirasi Demonstran di Senayan, DPR Siap Fasilitasi Dialog Mahasiswa dengan Pemerintah
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, menegaskan bahwa DPR RI akan menindaklanjuti
Politik
JELAJAHNEWS.ID -Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, menyoroti ketimpangan akses listrik di Indonesia dan mendesak pemerintah serta pemangku kepentingan untuk mempercepat pemerataan elektrifikasi, khususnya di daerah penghasil energi yang masih tertinggal.
Dalam Kunjungan Kerja Komisi XII DPR RI di Denpasar, Bali, Minggu (27 April 2026), Cek Endra menyampaikan bahwa kondisi kelistrikan di Bali relatif stabil dan tidak menghadapi kendala berarti. Hampir seluruh wilayah di provinsi tersebut telah teraliri listrik seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan energi.
"Kami perhatikan tidak banyak masalah kelistrikan di Bali. Pertumbuhannya luar biasa, baik dari sisi ekonomi maupun kebutuhan energinya," ujar Cek Endra.
Namun, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan situasi di sejumlah daerah lain, seperti Provinsi Jambi. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak desa di wilayah tersebut yang belum menikmati akses listrik secara optimal, meskipun daerah tersebut merupakan salah satu penghasil energi utama nasional, khususnya batu bara.
"Di Jambi, batu bara melimpah, tetapi masih banyak desa yang belum terlistriki. Ini tentu ironis," tegasnya.
Menurut Cek Endra, ketimpangan ini mencerminkan perlunya kebijakan energi yang lebih berkeadilan. Ia menilai bahwa daerah penghasil energi seharusnya memperoleh manfaat langsung dari sumber daya alam yang dimiliki, termasuk dalam bentuk akses listrik yang memadai.
"Selain menyuplai kebutuhan listrik untuk wilayah Jawa-Bali, daerah penghasil energi juga berhak menikmati listrik sebagai bagian dari kemerdekaan energi," lanjutnya.
Sebagai upaya mengatasi persoalan tersebut, ia mendorong percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, termasuk realisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jambi. Ia berharap proyek tersebut dapat meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah tersebut.
Cek Endra juga mengingatkan agar kebijakan pembangunan energi nasional tidak hanya terfokus pada wilayah tertentu, tetapi mencakup seluruh daerah secara merata.
"Kami memahami bahwa pembangunan energi saat ini banyak difokuskan ke Indonesia Timur. Namun, jangan sampai daerah lain justru semakin tertinggal. Pemerataan harus menjadi prioritas," katanya.
Di sisi lain, ia mengapresiasi langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang telah meningkatkan anggaran untuk program listrik desa. Menurutnya, dukungan tersebut perlu terus diperkuat agar seluruh desa di Indonesia dapat segera menikmati akses listrik.
"Saya berharap seluruh desa yang belum terlistriki dapat segera memperoleh aliran listrik dalam beberapa tahun ke depan," pungkasnya.(jn/**)
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, menegaskan bahwa DPR RI akan menindaklanjuti
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan harus melibatkan seluruh p
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan yang dihadapi dokter muda peserta Uji Kompetensi
Politik
Aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/6/2026), berujung ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan
Peristiwa
Seorang warga lanjut usia bernama Jumarimba Boangmanalu mengaku belum menerima pelunasan pembayaran atas penjualan lahan dan rumah miliknya
Peristiwa
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi melarang aparatur sipil negara (ASN), tenaga nonASN, hingga pegawai Bada
Daerah
Danantara Indonesia menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi sinyal positif meningkatnya kepercayaan investor terhadap p
Ekonomi
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersama sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi lain menyampaikan lima tuntutan
Peristiwa
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh bupati dan wali kota di Sumatera Utara untuk mendukung
Daerah
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memeriksa dua pria yang diduga melakukan intimidasi terhadap pem
Hukum