DPR-RI Segera Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Medan Terkait Kasus WLG
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
JELAJAHNEWS.ID -Anggota Komisi III DPR RI, Siti Aisyah, menyoroti maraknya peredaran narkotika di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dinilai telah mencapai kondisi darurat. Hal tersebut disampaikannya saat kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI di Kendari, Kamis (16/4/2026), dalam pertemuan bersama Kepolisian Daerah (Polda), Kejaksaan Tinggi, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra.
Dalam forum tersebut, Siti Aisyah menekankan pentingnya perhatian serius terhadap jalur laut yang diduga menjadi pintu utama masuknya narkotika ke wilayah Sultra. Ia mempertanyakan efektivitas pengawasan di jalur tersebut, mengingat tingginya potensi penyelundupan.
"Hari ini kita menyatakan darurat narkoba, tetapi perlakuannya tidak mencerminkan kondisi darurat itu sendiri," ujar Siti Aisyah.
Baca Juga:Menurutnya, penanganan narkotika tidak dapat dilakukan secara parsial atau terpisah-pisah. Ia menegaskan perlunya sinergi yang kuat antarpenegak hukum serta dukungan anggaran yang memadai, khususnya bagi BNN, agar upaya pemberantasan dapat berjalan optimal.
Siti Aisyah juga mendorong peningkatan alokasi anggaran untuk penanganan narkotika. Ia menilai besarnya perputaran uang dalam bisnis narkoba membuka peluang keterlibatan berbagai pihak, termasuk oknum aparat penegak hukum.
"Dengan uang yang begitu besar, tidak mungkin narkoba ini berjalan sendiri. Bahkan, dugaan keterlibatan aparat juga sudah menjadi pembicaraan publik," tegasnya.
Selain menyoroti kondisi di Sultra, Siti Aisyah turut membandingkan situasi serupa di daerah pemilihannya di Riau. Ia menyebut peredaran narkotika di wilayah tersebut telah meresahkan masyarakat dan menyasar berbagai lapisan, termasuk nelayan.
Ia mengungkapkan bahwa minimnya tindak lanjut atas laporan masyarakat justru memicu aksi sosial yang tidak terkendali. "Masyarakat sudah resah, tetapi pengaduan tidak ditindaklanjuti. Akhirnya muncul aksi-aksi seperti pembakaran. Ini menunjukkan ada masalah serius dalam penanganannya," katanya.
Lebih lanjut, ia mengkritik langkah penindakan yang dinilai masih bersifat sementara, seperti pencopotan pejabat kepolisian tanpa pembenahan sistem secara menyeluruh. Menurutnya, pendekatan tersebut tidak menyelesaikan akar persoalan dan berpotensi memunculkan pelaku baru.
"Apakah cukup hanya mencopot Kapolsek atau anggota? Apakah tidak akan muncul pemain baru? Ini yang harus kita pikirkan bersama," ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Siti Aisyah mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat penegak hukum dan pemerintah, untuk memperkuat komitmen dalam memerangi narkotika secara komprehensif melalui penguatan pengawasan, sistem, serta dukungan anggaran.
"Marilah kita bersama-sama berperang melawan narkoba, termasuk dengan memperkuat dukungan anggaran dan sistem pengawasan," pungkasnya.(jn/**)
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik
Sebuah video yang menampilkan pria yang diduga mirip Anggota DPRD Kota Medan berinisial EAS tengah mengisap perangkat menyerupai rokok elekt
Peristiwa
Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan meminta pemerintah memperkuat strategi pemberantasan judi daring dengan tidak hanya memblokir situs
Politik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai penguatan otonomi daerah tidak cukup diwujudkan melalui regulasi, tetapi harus di
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusut secara tuntas penyebab
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan Kepala S
Politik
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, menilai praktik korupsi di Indonesia telah berada pada ti
Politik
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang viral di Bali, di mana seorang pria yang diduga
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru&039yat, mengusulkan agar pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Ketenagakerjaan memasukkan ketentuan meng
Politik