DPR RI Serap Aspirasi Prolegnas 2027, Soroti Penyesuaian Status Jakarta Jadi DKJ
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik
JELAJAHNEWS.ID -Perlindungan terhadap peternak rakyat menjadi sorotan dalam pembahasan revisi Undang-Undang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di DPR RI. Salah satu isu utama yang mengemuka adalah dominasi perusahaan integrator yang dinilai melemahkan posisi peternak kecil.
Anggota Komisi IV DPR RI Slamet menyatakan bahwa regulasi baru harus mampu menciptakan keseimbangan dalam ekosistem industri peternakan. Ia menilai, tanpa pengaturan yang jelas, integrator berpotensi menguasai rantai usaha dari hulu hingga hilir.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama akademisi di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Baca Juga:Menurut Slamet, revisi undang-undang tidak cukup hanya menekankan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, seperti tenaga ahli peternakan dan dokter hewan. Ia menilai, akar persoalan justru terletak pada struktur industri yang tidak seimbang.
"Masalah utama bukan sekadar penguatan profesi, tetapi dominasi integrator yang memengaruhi tata kelola peternakan nasional," ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun penguatan profesi tetap penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan hewan, kebijakan yang disusun harus tetap berfokus pada pembenahan sistem secara menyeluruh.
Slamet juga membuka ruang dialog dengan berbagai pihak untuk merumuskan pengaturan integrator yang tepat. Ia menilai, keterlibatan akademisi dan pelaku usaha sangat diperlukan agar kebijakan yang dihasilkan lebih komprehensif dan aplikatif.
"Saya berharap ada masukan konkret terkait bagaimana posisi integrator harus diatur dalam undang-undang, termasuk formulasi pasalnya," katanya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menciptakan ekosistem usaha yang adil dan inklusif. Regulasi diharapkan tidak hanya membatasi dominasi pelaku usaha besar, tetapi juga memberikan peluang bagi peternak kecil dan menengah untuk berkembang.
Pembahasan RUU ini menjadi momentum untuk menata ulang industri peternakan nasional agar lebih berkeadilan. Ke depan, regulasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan sektor peternakan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat.(jn/**)
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik
Sebanyak 54 warga Desa Limau Manis dan Desa Medan Sinembah, Kabupaten Deli Serdang, mengajukan gugatan perdata terkait dugaan perbuatan mela
Hukum
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke121 Perumda Tirtanadi Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Kantor Pusat, J
Daerah
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu, saat menghadiri Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berak
Ekonomi
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi langkah Bank Sumut dalam mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Ekonomi
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Teuku Rahmatsyah menegaskan komitmen jajaran Kejati Aceh untuk terus memperbaiki kinerja dan memulihka
Hukum
Penyidik Balai Gakkum dan Korwas PPNS dari Ditreskrimsus Polda Sumut menetapkan B seorang sopir sebagai tersangka karena membawa
Hukum
DPR RI menargetkan pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Perampasan Aset dapat dituntaskan dan diputus dalam Rapat Paripurna pali
Politik