DPR Tegaskan AI Harus Jadi Alat, Bukan Pengganti Manusia
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira menegaskan pentingnya Indonesia segera memiliki regulasi yang komprehensif terkait peman
Politik
JELAJAHNEWS.ID -Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyoroti secara serius hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Berdasarkan data nasional, capaian nilai peserta didik pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris dinilai masih berada pada level yang mengkhawatirkan dan membutuhkan perhatian segera dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Data Kemendikdasmen menunjukkan bahwa rerata nilai Bahasa Inggris wajib secara nasional hanya mencapai 24,93 dari total 3.509.688 siswa. Sementara itu, rerata nilai Matematika wajib tercatat sebesar 36,10 dari 3.489.148 siswa. Adapun mata pelajaran Bahasa Indonesia memiliki rerata nilai 55,38 dari 3.477.893 siswa yang mengikuti TKA 2025.
Menanggapi hasil tersebut, Lalu Hadrian menegaskan bahwa capaian TKA tidak boleh dipahami sebatas angka statistik semata. Menurutnya, data tersebut harus menjadi dasar evaluasi menyeluruh terhadap proses pembelajaran di Indonesia, mulai dari kebijakan, kurikulum, hingga praktik pembelajaran di ruang kelas.
Baca Juga:
"Hasil TKA 2025 ini harus menjadi alarm sekaligus bahan evaluasi total bagi dunia pendidikan kita. Terutama terhadap tiga mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika," ujar Lalu Hadrian dalam keterangan yang dikutip dari Parlementaria, di Jakarta, Rabu (24/5/2025).
Legislator dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) II tersebut menekankan pentingnya evaluasi yang objektif dan menyeluruh. Menurutnya, seluruh komponen pendidikan perlu dikaji secara adil, baik dari sisi tenaga pendidik, peserta didik, maupun sistem pendukung lainnya.
"Jika kesalahan atau kelemahan itu ada pada guru, maka peningkatan kualitas guru harus benar-benar diperkuat. Namun, jika kekurangan terdapat pada siswa, maka peningkatan kualitas pembelajaran dan pendampingan terhadap siswa juga harus digalakkan," kata politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Lebih lanjut, Lalu Hadrian menyampaikan bahwa Komisi X DPR RI mendorong Kemendikdasmen agar menjadikan hasil TKA sebagai dasar perumusan kebijakan pendidikan ke depan. Kebijakan tersebut, menurutnya, harus mencakup penyempurnaan kurikulum, penguatan metode pembelajaran, serta perbaikan sistem pelatihan dan pengembangan profesional guru.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira menegaskan pentingnya Indonesia segera memiliki regulasi yang komprehensif terkait peman
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapangan
Daerah
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong terwujudnya program Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai upaya memperkuat pe
Daerah
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menegaskan bahwa pemanfaatan Artificial Intelli
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta PT PLN menjadikan peristiwa padamnya listrik di sebagian besar wilayah
Daerah
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban berbobot 1,3 ton untuk per
Daerah
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OP
Daerah
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution memastikan pasokan listrik di Sumut dan sejumlah provinsi lain yang terdampak blackout pada
Daerah
Anggota Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan menyoroti meningkatnya kompleksitas modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang kini kerap
Politik
Desakan agar Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, dicopot dari jabatannya menguat setelah terjadi pemadaman listrik total ata
Peristiwa