HUT ke-59 Rapidin Simbolon, Dari Perjuangan Rakyat hingga Pengawasan MBG
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus Anggota DPR RI, Drs. Rapidin Simbolon, MM, genap berusia 59 tahun pada Minggu (11/10/2026)
Ragam
JELAJAHNEWS.ID -Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyoroti secara serius hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Berdasarkan data nasional, capaian nilai peserta didik pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris dinilai masih berada pada level yang mengkhawatirkan dan membutuhkan perhatian segera dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Data Kemendikdasmen menunjukkan bahwa rerata nilai Bahasa Inggris wajib secara nasional hanya mencapai 24,93 dari total 3.509.688 siswa. Sementara itu, rerata nilai Matematika wajib tercatat sebesar 36,10 dari 3.489.148 siswa. Adapun mata pelajaran Bahasa Indonesia memiliki rerata nilai 55,38 dari 3.477.893 siswa yang mengikuti TKA 2025.
Menanggapi hasil tersebut, Lalu Hadrian menegaskan bahwa capaian TKA tidak boleh dipahami sebatas angka statistik semata. Menurutnya, data tersebut harus menjadi dasar evaluasi menyeluruh terhadap proses pembelajaran di Indonesia, mulai dari kebijakan, kurikulum, hingga praktik pembelajaran di ruang kelas.
Baca Juga:
"Hasil TKA 2025 ini harus menjadi alarm sekaligus bahan evaluasi total bagi dunia pendidikan kita. Terutama terhadap tiga mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika," ujar Lalu Hadrian dalam keterangan yang dikutip dari Parlementaria, di Jakarta, Rabu (24/5/2025).
Legislator dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) II tersebut menekankan pentingnya evaluasi yang objektif dan menyeluruh. Menurutnya, seluruh komponen pendidikan perlu dikaji secara adil, baik dari sisi tenaga pendidik, peserta didik, maupun sistem pendukung lainnya.
"Jika kesalahan atau kelemahan itu ada pada guru, maka peningkatan kualitas guru harus benar-benar diperkuat. Namun, jika kekurangan terdapat pada siswa, maka peningkatan kualitas pembelajaran dan pendampingan terhadap siswa juga harus digalakkan," kata politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Lebih lanjut, Lalu Hadrian menyampaikan bahwa Komisi X DPR RI mendorong Kemendikdasmen agar menjadikan hasil TKA sebagai dasar perumusan kebijakan pendidikan ke depan. Kebijakan tersebut, menurutnya, harus mencakup penyempurnaan kurikulum, penguatan metode pembelajaran, serta perbaikan sistem pelatihan dan pengembangan profesional guru.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus Anggota DPR RI, Drs. Rapidin Simbolon, MM, genap berusia 59 tahun pada Minggu (11/10/2026)
Ragam
Lembaga Pemerhati Olahraga Nasional (LPON) menyampaikan laporan dan pengaduan resmi kepada Pengurus PSSI Pusat terkait pelaksanaan tugas dan
Olahraga
Rumah Sakit (RS) Methodist berkomitmen penuh mendukung program BPJS Kesehatan, bahkan akan memperluas layanan medis yang lebih luas dengan t
Kesehatan
Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dalam Rapat Pa
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi membuka pendaftaran BTN Housingpreneur Batch 3 dalam kegiatan kickoff di Universitas Indo
Ekonomi
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menyoroti adanya selisih sekitar Rp10 triliun dalam perencanaan anggaran Program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mempertanyakan efektivitas sistem akreditasi rumah sakit dalam menjamin mutu pelayanan dan keselamatan
Politik
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik