Rabu, 28 Januari 2026

DPR Minta Pemerintah Lakukan Kajian Mendalam Sebelum Terapkan Kebijakan Bioetanol

admin - Minggu, 19 Oktober 2025 00:03 WIB
DPR Minta Pemerintah Lakukan Kajian Mendalam Sebelum Terapkan Kebijakan Bioetanol
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto. (Foto:dok)

Dari sisi fiskal, beban subsidi energi nasional juga masih tinggi, mencapai sekitar Rp308 triliun, termasuk subsidi listrik, solar, dan LPG 3 kilogram.

Menurut Sugeng, dengan penerapan bioetanol sebesar 10 persen dalam campuran BBM, Indonesia berpotensi mengurangi impor bahan bakar, menekan subsidi, dan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon.

"Kalau 10 persen dari BBM digantikan dengan bioetanol, maka volume impor bisa turun hingga 10 persen. Dampaknya langsung pada penghematan devisa dan penurunan emisi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sugeng menilai Indonesia memiliki potensi besar bahan baku bioetanol, seperti tebu, singkong, dan aren. Ia menilai nira aren paling ideal karena kandungan gulanya tinggi dan tidak mengganggu ketahanan pangan.

"Negara tropis seperti Indonesia punya sumber daya melimpah. Molase dari tebu bisa digunakan, meski perlu pengaturan agar tidak berebut dengan kebutuhan gula. Singkong dan nira aren juga sangat potensial," tambahnya.

Namun, ia menekankan pentingnya perhitungan ekonomi yang matang agar produksi bioetanol efisien secara industri. Produksi dalam skala besar diperlukan agar kebijakan ini berkelanjutan dan kompetitif.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru
$html = ob_get_clean(); file_put_contents($cacheFile, $html, LOCK_EX); echo $html;