"Produksinya harus dalam skala besar supaya efisien. Pemerintah juga perlu mengarahkan riset dan inovasi untuk menemukan formulasi paling tepat dalam pengolahan dan distribusinya," ujar Sugeng.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya peran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam memperkuat dasar ilmiah kebijakan bioetanol. Menurutnya, riset dan sosialisasi publik menjadi kunci keberhasilan transisi menuju energi bersih.
"Pemerintah melalui BRIN harus melakukan riset dan sosialisasi secara tuntas agar masyarakat memahami kenapa kita beralih ke bioetanol. Tujuannya jelas: menghemat devisa, menekan emisi, dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil," tegasnya.
Sugeng menegaskan, DPR RI akan terus mendukung langkah pemerintah menuju transisi energi bersih dan berkelanjutan, selama kebijakan tersebut berbasis kajian ilmiah yang kuat dan berpihak pada kepentingan nasional.(**)