DPR-RI Segera Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Medan Terkait Kasus WLG
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
JELAJAHNEWS.ID -Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya menegaskan bahwa integritas dan loyalitas merupakan fondasi utama dalam membangun kepemimpinan yang kuat, berwibawa, dan dipercaya masyarakat. Selain itu, disiplin, etika, serta kemampuan menjaga amanah juga menjadi nilai penting yang harus dimiliki setiap pemimpin dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Pesan tersebut disampaikan Surya saat menjadi narasumber pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Lantai V Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko Nomor 1, Medan, Kamis (21/5/2026).
Dalam ceramah bertema "Integritas Pemimpin", Surya mengingatkan para peserta bahwa integritas bukan sekadar nilai moral, melainkan modal utama yang menentukan kualitas kepemimpinan seseorang. Menurutnya, pemimpin yang berintegritas akan mampu mengambil keputusan secara tepat, menjaga kepercayaan publik, serta menjalankan kewenangan dengan penuh tanggung jawab.
Baca Juga:"Integritas adalah pondasi kita untuk menjadi pemimpin yang bisa mengambil keputusan yang benar dan kemampuan menjaga amanah di tengah kewenangan dan kekuasaan yang dimiliki," ujar Surya.
Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam kepemimpinan bukan hanya menjalankan program atau kebijakan, melainkan menghadirkan perubahan yang membawa dampak positif. Proses perubahan tersebut, menurutnya, sering kali menghadapi hambatan karena berkaitan dengan kebiasaan yang telah mengakar dalam kehidupan maupun organisasi.
"Bicara integritas berarti bicara perubahan. Paling sulit di dunia ini adalah mengubah kebiasaan. Mengubah yang baik menjadi jelek itu mudah, tetapi mengubah yang jelek menjadi baik itu sulit," katanya.
Surya menilai seorang pemimpin harus mampu menjadi agen perubahan dengan memberikan contoh nyata melalui tindakan, bukan sekadar melalui ucapan. Integritas yang konsisten akan menjadi landasan dalam menciptakan budaya kerja yang sehat dan profesional di lingkungan organisasi.
Pada kesempatan itu, Surya juga membagikan pengalaman perjalanan kariernya di dunia pendidikan, politik, dan pemerintahan. Ia mengawali karier sebagai guru, kemudian dipercaya menjadi anggota DPRD Asahan, Ketua DPRD Batubara, Wakil Bupati, Bupati, hingga saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara.
Melalui pengalaman tersebut, Surya menegaskan bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir dalam kehidupan seorang pemimpin. Yang lebih penting adalah kemampuan memberikan manfaat, keteladanan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Jabatan itu amanah. Yang terpenting bukan posisi yang kita miliki, tetapi bagaimana kita dapat memberi contoh dan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Selain integritas, Surya juga menekankan pentingnya menjaga etika, sikap, dan tutur kata dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pemimpin harus memiliki rasa hormat kepada sesama, memahami posisi diri, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan dalam berinteraksi.
"Saya punya moto dalam bertugas, jangan mendahului, sejajar saja saya tidak mau. Artinya kita harus tahu diri," katanya.
Dalam sesi yang berlangsung interaktif tersebut, Surya turut berdialog dengan peserta mengenai tantangan kepemimpinan di lingkungan birokrasi, pentingnya membangun kolaborasi, serta strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia juga mengajak para peserta untuk menerapkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK yang meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik
Sebuah video yang menampilkan pria yang diduga mirip Anggota DPRD Kota Medan berinisial EAS tengah mengisap perangkat menyerupai rokok elekt
Peristiwa
Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan meminta pemerintah memperkuat strategi pemberantasan judi daring dengan tidak hanya memblokir situs
Politik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai penguatan otonomi daerah tidak cukup diwujudkan melalui regulasi, tetapi harus di
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusut secara tuntas penyebab
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan Kepala S
Politik
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, menilai praktik korupsi di Indonesia telah berada pada ti
Politik
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang viral di Bali, di mana seorang pria yang diduga
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru&039yat, mengusulkan agar pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Ketenagakerjaan memasukkan ketentuan meng
Politik