DPR Dukung Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Soroti Dugaan ‘Klaster Mewah’
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Sumut memperkuat kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan meningkatkan daya saing pelaku usaha di daerah. Sinergi antara pemerintah dan organisasi ekonomi kreatif dinilai penting guna membantu pelaku usaha kecil berkembang, mandiri, dan mampu naik kelas.
Ajakan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi jajaran DPW Gekrafs Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (17/4/2026). Pertemuan itu membahas berbagai peluang kerja sama strategis dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu pilar penting pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bobby menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk organisasi yang bergerak di bidang kewirausahaan dan industri kreatif.
Baca Juga:"Mengenai ekonomi kreatif ini merupakan tantangan kita bersama. Tentunya peran organisasi akan sangat membantu pemerintah dalam melaksanakan pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumatera Utara," ujar Bobby.
Menurutnya, Sumatera Utara memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Potensi tersebut mencakup berbagai subsektor seperti kuliner, fesyen, kriya, seni pertunjukan, desain, hingga ekonomi digital yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi.
Karena itu, Bobby menilai kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan organisasi pendukung menjadi kunci untuk mempercepat pengembangan sektor tersebut. Ia berharap Gekrafs dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Selain itu, Bobby juga mendorong Gekrafs untuk menghadirkan program edukasi, pelatihan, serta kajian yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha.
"Kita harapkan ke depan terdapat edukasi atau kajian mengenai ekonomi kreatif ini yang dapat berdampak pada masyarakat luas dari hasil yang kita lakukan," katanya.
Lebih lanjut, Bobby mengajak Gekrafs untuk terlibat aktif dalam pembinaan produk lokal dan pengembangan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Utara. Menurutnya, peningkatan kualitas produk dan kemampuan usaha menjadi faktor penting agar pelaku UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
"Yok, kita bareng berkolaborasi untuk mendorong produk dan pelaku usaha yang ada di Sumut untuk terus maju. Kita ingin pelaku usaha kecil dapat berkembang dan mandiri, dan salah satu dukungannya adalah melalui bantuan dari Gekrafs," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, keberhasilan program tersebut akan lebih optimal jika didukung oleh kolaborasi dengan berbagai organisasi dan komunitas yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Ketua DPW Gekrafs Sumut Fadhullah menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap perkembangan ekonomi kreatif di daerah.
Ia menegaskan bahwa Gekrafs berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memberikan masukan konstruktif terkait pembangunan daerah.
"Insya Allah, kami mengundang Pak Gubernur untuk hadir dalam acara pengukuhan tersebut. Gekrafs berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan memberikan masukan konstruktif kepada Pemerintah Provinsi demi pembangunan Sumatera Utara," ujar Fadhullah.(jns)
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menyoroti adanya selisih sekitar Rp10 triliun dalam perencanaan anggaran Program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mempertanyakan efektivitas sistem akreditasi rumah sakit dalam menjamin mutu pelayanan dan keselamatan
Politik
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik
Sebanyak 54 warga Desa Limau Manis dan Desa Medan Sinembah, Kabupaten Deli Serdang, mengajukan gugatan perdata terkait dugaan perbuatan mela
Hukum
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke121 Perumda Tirtanadi Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Kantor Pusat, J
Daerah
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu, saat menghadiri Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berak
Ekonomi
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi
Politik