Menurut Chandra, berdasarkan informasi awal di lapangan, kondisi jalan yang kurang baik diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan. Bus disebut sempat mengambil jalur kanan sebelum bertabrakan dengan truk tangki minyak.
Meski demikian, pihaknya menegaskan PT ALS akan bertanggung jawab terhadap para korban dan memastikan santunan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Utara Nasjwin Andi Nurdin memastikan seluruh penumpang mendapatkan jaminan santunan. Namun, proses pendataan korban masih menunggu tahapan identifikasi karena sebagian korban mengalami luka bakar.
"Seluruh penumpang dijamin Jasa Raharja. Namun kami masih menunggu proses identifikasi karena kondisi korban terbakar sehingga membutuhkan waktu," ujarnya.(jns)