"Artinya, Pemprov Sumut siap membantu para korban, baik yang berasal dari Sumatera Utara maupun dari luar Sumatera Utara," katanya.
Selain memastikan penanganan korban, Bobby juga menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi umum. Ia menilai keberadaan manifest penumpang menjadi hal krusial dalam proses identifikasi korban ketika terjadi kecelakaan.
"Ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak, baik perusahaan otobus maupun pemerintah daerah. Manifest penumpang sangat penting untuk memudahkan identifikasi korban dan penanganan saat terjadi musibah," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bobby turut menaiki salah satu bus ALS tujuan Medan–Yogyakarta untuk berdialog langsung dengan sopir dan penumpang. Ia mengingatkan para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan.
Sementara itu, Direktur PT ALS Chandra Lubis menyampaikan pihak perusahaan telah menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk membantu proses penanganan korban dan keluarga penumpang.
"Saat ini perwakilan ALS di Sumsel sudah turun ke lapangan dan juga memberikan bantuan berupa akomodasi bagi keluarga korban yang ingin menuju Sumsel," kata Chandra.