5 Tuntutan Demo BEM UI , Turunkan Harga BBM hingga Setop MBG
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersama sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi lain menyampaikan lima tuntutan
Peristiwa
JELAJAHNEWS.ID -Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya kembali merealisasikan komitmennya dalam menjaga ketahanan dan stabilitas pangan di Provinsi DKI Jakarta dengan mendatangkan 750 ekor sapi impor dari Australia pada pertengahan Juli 2025.
Kedatangan ratusan sapi ini merupakan bagian dari tahap kedua program pengadaan 5.000 ekor sapi impor yang ditargetkan terpenuhi sepanjang tahun 2025. Saat ini, total 1.250 ekor sapi impor telah berada di kandang penggemukan Dharma Jaya di Serang, Banten.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menjelaskan bahwa pada tahap pertama, sebanyak 500 ekor sapi telah lebih dulu tiba di kandang tersebut sejak awal Mei 2025. Setelah melalui proses penggemukan selama tiga bulan, seluruh sapi tahap pertama yang terdiri dari jenis feeder steer dan bull telah berhasil dijual.
"Proses penggemukan tahap kedua akan berlangsung selama tiga hingga empat bulan, sama seperti sebelumnya. Setelah itu, sapi akan dijual dalam bentuk sapi hidup," ujar Raditya, Kamis (24/7).
Raditya merinci, dari 750 ekor sapi impor tahap kedua, sebanyak 711 ekor merupakan jenis feeder steer dan bull, sementara 39 ekor lainnya adalah jenis productive heifer. Sapi feeder akan digemukkan untuk dijual sebagai sapi potong, sedangkan productive heifer akan dikembangkan untuk mendukung program budi daya sapi lokal.
"Sapi betina jenis productive heifer akan kami kembangkan hingga empat kali masa produktifnya. Ini adalah bagian dari upaya kami dalam meningkatkan populasi sapi lokal," tambahnya.
Raditya menyebutkan, permintaan terhadap sapi impor cukup tinggi. Semua sapi tahap pertama telah habis terjual, sementara sapi tahap kedua juga sudah mulai dipesan, meskipun masih dalam masa penggemukan.
"Kami memiliki sekitar 10 pelanggan tetap dari Rumah Potong Hewan (RPH) di Cakung, Serang, Bogor, dan Sukabumi. Setiap pelanggan bisa memesan hingga 50 ekor per bulan. Jadi, begitu masa penggemukan selesai, sapi langsung dikirim karena sudah ada pemesannya," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Bisnis Perumda Dharma Jaya, Irwan Nusyirwan, menambahkan bahwa program penggemukan sapi bukan sekadar jual-beli, melainkan berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal.
"Setiap proses penggemukan melibatkan pembelian pakan, penyerapan tenaga kerja, hingga distribusi. Semua ini menciptakan efek berganda yang mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar kandang penggemukan," terang Irwan.
Ia juga mengungkapkan bahwa pengiriman sapi impor tahap ketiga dijadwalkan tiba pada awal September 2025 dan langsung diarahkan ke kandang penggemukan di Serang yang memiliki kapasitas hingga 3.000 ekor sapi.
"Pengiriman dilakukan secara bertahap agar proses penggemukan berjalan optimal dan distribusi ke pasar tetap terkendali. Ini juga memastikan stok daging sapi di DKI Jakarta tetap aman dan stabil," pungkas Irwan.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersama sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi lain menyampaikan lima tuntutan
Peristiwa
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memeriksa dua pria yang diduga melakukan intimidasi terhadap pem
Hukum
Anggota Komisi VI DPR RI Budi S Kanang menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah
Ekonomi
Komisi XII DPR RI akan memanggil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina (Persero) untuk meminta penjelasan ter
Politik
Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan mempertanyakan komitmen TVRI dalam menghadirkan layanan penyiaran yang merata bagi seluruh
Politik
Tim penasehat hukum keluarga almarhum Ripin dari Kantor Hukum Esron J. Silaban & Rekan meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (
Hukum
Oknum pejabat akademik di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) berinisial AS dilaporkan ke Polrestabes Medan terkait dugaan
Hukum
Perumda Tirtanadi akan melakukan perbaikan pada pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 milimeter yang mengalami kebocoran di
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta PT PLN bertanggung jawab atas dampak pemadaman listrik bergilir yang te
Daerah
Kepala Instalasi Pengolahan Air (Ka.IPA) Delitua Perumda Tirtanadi Azanil Putra angkat bicara, terkait pengolahan bahan kimia yang dinilai
Peristiwa