Rabu, 14 Januari 2026

Tarif Rp1 Transjakarta, MRT, dan LRT Jadi Strategi DKI Ajak Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi

admin - Rabu, 17 September 2025 11:58 WIB
Tarif Rp1 Transjakarta, MRT, dan LRT Jadi Strategi DKI Ajak Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

JELAJAHNEWS.ID -Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah unik untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik. Pada 17 dan 19 September 2025, tarif layanan Transjakarta, MRT, dan LRT ditetapkan hanya Rp1.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menuturkan bahwa kebijakan ini bukan sekadar perayaan Hari Perhubungan Nasional dan Hari Keselamatan Lalu Lintas, melainkan juga bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi. "Kami ingin masyarakat terbiasa menggunakan transportasi umum. Dengan tarif khusus ini, setidaknya mereka punya kesempatan mencoba," ujarnya di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).

Ia menambahkan, kebijakan ini juga selaras dengan program Rabu Wajib Angkutan Umum bagi ASN. "Saya sudah mencoba langsung, dan memang benar, tarif Rp1 berlaku. Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah mendorong warga meninggalkan kendaraan pribadi," kata Pramono.

Baca Juga:
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan, tarif khusus ini ditujukan agar masyarakat yang belum pernah naik transportasi umum terdorong untuk mencoba. "Kami berharap dengan pengalaman ini, mereka bisa melihat perubahan besar yang sudah dilakukan dalam sistem transportasi Jakarta," ungkapnya.

Syafrin menyampaikan, hasil dari program Rabu Wajib Angkutan Umum terbukti positif. Data menunjukkan lonjakan jumlah penumpang yang signifikan. Saat libur nasional di hari Rabu, jumlah penumpang naik dari 864.000 menjadi 1.067.000 orang. Sementara pada hari kerja, penumpang meningkat dari 1,4 juta menjadi 1,538 juta orang.

"Lonjakan ini tentu tidak lepas dari partisipasi ASN yang diwajibkan naik transportasi umum. Namun, yang lebih penting adalah semakin banyak warga yang akhirnya sadar bahwa transportasi umum kini sudah lebih nyaman dan bisa diandalkan," kata Syafrin.

Dengan kebijakan tarif simbolis Rp1, Pemprov DKI berharap semakin banyak warga yang meninggalkan kendaraan pribadi, mengurangi kemacetan, serta mendukung Jakarta menuju kota dengan mobilitas berkelanjutan.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru