Komisi IX DPR Soroti Kasus Keracunan MBG, Netty Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengawasan
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
JELAJAHNEWS.ID -Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.
Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program tersebut.
"Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami para penerima manfaat MBG di sejumlah daerah. Semoga mereka yang terdampak segera pulih dan seluruh proses penanganannya berjalan dengan baik," ujar Netty,di Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Baca Juga:Menurut Netty, insiden tersebut tidak boleh dipandang sebagai kasus terpisah, melainkan menjadi peringatan serius untuk memperbaiki sistem secara menyeluruh. Ia menilai keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah distribusi makanan, tetapi juga dari aspek keamanan dan kualitas yang diterima masyarakat.
"Setiap kejadian tentu menjadi perhatian kita bersama, karena di balik angka-angka tersebut ada anak-anak dan masyarakat yang harus kita jaga kesehatannya sebagai bagian dari masa depan Indonesia," tambahnya.
Politisi Fraksi PKS itu menekankan pentingnya pengawasan yang dilakukan secara komprehensif, mulai dari tahap perencanaan hingga distribusi makanan. Ia mengingatkan bahwa pengawasan tidak cukup dilakukan setelah makanan dikonsumsi.
"Pengawasan harus dimulai sejak penyusunan dan penerapan petunjuk teknis, pemilihan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, pengemasan, hingga distribusi kepada penerima manfaat. Setiap tahapan harus memiliki standar yang jelas dan diawasi secara ketat," tegasnya.
Lebih lanjut, Netty mendesak Badan Gizi Nasional untuk membuka hasil audit setiap insiden secara transparan. Menurutnya, transparansi diperlukan untuk mengidentifikasi akar masalah, apakah berasal dari bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, atau distribusi.
"Yang perlu kita ketahui bukan hanya bahwa telah terjadi keracunan atau sebuah SPPG diberi sanksi, tetapi apa penyebabnya. Jika ditemukan pola kesalahan yang sama, jangan menunggu kejadian berikutnya," ujarnya.
Netty juga mengusulkan agar dilakukan evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lain yang memiliki potensi risiko serupa, guna mencegah terulangnya kejadian yang sama di masa mendatang.
Selain itu, ia mendorong penguatan partisipasi publik melalui pembukaan kanal pengaduan yang responsif dan mudah diakses oleh orang tua, siswa, guru, maupun masyarakat umum. Ia bahkan mengusulkan adanya apresiasi bagi masyarakat yang melaporkan dugaan pelanggaran secara valid.
"Keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang didistribusikan, tetapi dari keamanan dan kualitasnya. MBG adalah investasi untuk generasi Indonesia," kata Netty.(**)
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi langkah Bank Sumut dalam mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Ekonomi
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Teuku Rahmatsyah menegaskan komitmen jajaran Kejati Aceh untuk terus memperbaiki kinerja dan memulihka
Hukum
Penyidik Balai Gakkum dan Korwas PPNS dari Ditreskrimsus Polda Sumut menetapkan B seorang sopir sebagai tersangka karena membawa
Hukum
DPR RI menargetkan pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Perampasan Aset dapat dituntaskan dan diputus dalam Rapat Paripurna pali
Politik
Danantara Housing Expo (DHE) 2026 memperkuat kolaborasi ekosistem perumahan dengan mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan indu
Ekonomi
Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara angkat bicara terkait tuntutan 17 pensiunan yang hingga kini masih memperjuangkan pembayaran penuh
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, meminta Universitas Pertahanan (Unhan) RI dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan
Politik
Struktur Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Sumatera Utara memasuki babak baru. Zainuddin Lubis, SH resmi menahkodai Perbati Sumut
Olahraga