DPR Dukung Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Soroti Dugaan ‘Klaster Mewah’
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
JELAJAHNEWS.ID -Wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali mengemuka dan menuai respons beragam. Pemerintah beralasan, langkah tersebut dapat menjadi solusi untuk menekan tingginya biaya politik dalam penyelenggaraan Pilkada langsung. Namun, pandangan tersebut mendapat penolakan dari sejumlah kalangan di parlemen.
Isu ini kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya dan memperoleh dukungan dari beberapa partai politik pendukung pemerintah. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara terbuka mengusulkan agar Pilkada pada pemilu mendatang dilakukan melalui DPRD. Usulan itu disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar pada akhir 2025.
Menanggapi wacana tersebut, Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Benny Kabur Harman, secara tegas menolak rencana pengembalian mekanisme Pilkada tidak langsung. Menurutnya, pemilihan kepala daerah oleh DPRD bukanlah solusi atas persoalan demokrasi lokal yang selama ini terjadi.
"Menurut saya, kembali ke Pilkada oleh DPRD itu bukan solusi," ujar Benny dikutip, Senin (5/1/2026).
Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menilai, Pilkada tidak langsung justru berpotensi melanggengkan persoalan klasik yang selama ini menjadi sorotan publik. Ia menyebut tingginya biaya politik, praktik politik uang, serta lemahnya netralitas aparatur negara tetap akan terjadi meski mekanisme pemilihan diubah.
Benny menegaskan bahwa akar persoalan Pilkada sesungguhnya terletak pada lemahnya regulasi dan penegakan hukum. Oleh karena itu, ia mendorong pembenahan menyeluruh terhadap Undang-Undang Pilkada agar memiliki norma yang jelas, tegas, dan berdaya paksa.
"Buat Undang-Undang Pilkada yang lebih baik. Normanya harus jelas dan tegas, dengan sanksi yang juga tegas bagi para pelanggar," katanya.
Terkait tingginya ongkos politik, Benny berpandangan negara seharusnya hadir lebih kuat dengan mengambil alih pembiayaan Pilkada. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk mengurangi kualitas demokrasi atau menghilangkan hak konstitusional rakyat dalam memilih pemimpin secara langsung.
"Jika tujuan demokrasi adalah kesejahteraan rakyat dan lahirnya pemimpin yang berkualitas, maka anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk mundur dari pemilihan langsung," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Benny mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan tidak bersikap apatis terhadap dinamika politik nasional. Ia menekankan bahwa perjuangan politik harus tetap berorientasi pada kepentingan rakyat serta dijalani dengan semangat positif. "Jangan pernah putus asa berjuang untuk rakyat. Politik itu harus riang gembira," tutupnya.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menyoroti adanya selisih sekitar Rp10 triliun dalam perencanaan anggaran Program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mempertanyakan efektivitas sistem akreditasi rumah sakit dalam menjamin mutu pelayanan dan keselamatan
Politik
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik
Sebanyak 54 warga Desa Limau Manis dan Desa Medan Sinembah, Kabupaten Deli Serdang, mengajukan gugatan perdata terkait dugaan perbuatan mela
Hukum
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke121 Perumda Tirtanadi Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Kantor Pusat, J
Daerah
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu, saat menghadiri Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berak
Ekonomi
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi
Politik