33 DPW Partai Berkarya Dikabarkan Mundur Massal, Siap Deklarasikan Partai Baru
Partai Berkarya tengah dilanda krisis internal serius setelah sebanyak 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari total 38 DPW seIndonesia
Politik
JELAJAHNEWS.ID -Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyatakan optimisme terhadap peningkatan daya saing industri pertahanan nasional, khususnya perkembangan signifikan yang ditunjukkan PT Pindad. Ia menegaskan bahwa produk industri pertahanan Indonesia kini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga telah menembus pasar ekspor.
Evita menyampaikan pandangannya saat melakukan kunjungan kerja ke PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/12/2025). Ia menilai kemampuan ekspor merupakan bukti bahwa industri pertahanan Indonesia semakin kompetitif di tingkat global.
"Produk mereka tidak hanya memenuhi pasar domestik, tetapi sudah diekspor. Ini menunjukkan bahwa daya saing industri pertahanan kita terus meningkat," ujar Evita kepada Parlementaria.
Baca Juga:Menurutnya, ragam produksi PT Pindad yang mencakup senjata, kendaraan taktis, alat berat seperti ekskavator, hingga berbagai produk industri lainnya mencerminkan kematangan kemampuan manufaktur nasional. Evita juga mengaitkan kemajuan tersebut dengan pengalamannya bertahun-tahun di Komisi I dan Komisi VI yang turut membidangi pertahanan, industri, dan BUMN.
Selain itu, Evita menyoroti perhatian besar Presiden terhadap pengembangan industri pertahanan. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat pada proyek mobil produksi nasional yang kini telah mencapai sekitar 2.000 unit dan direncanakan akan digunakan sebagai kendaraan dinas menteri dan pejabat negara.
Terkait tantangan ketersediaan suku cadang yang masih mengandalkan impor, Evita menilai kondisi itu sebagai bagian dari proses pengembangan bertahap. Ia menambahkan bahwa riset energi alternatif berbasis kelapa sawit berpotensi besar menekan biaya bahan bakar dalam negeri.
Dari aspek kebijakan, Evita menegaskan bahwa Komisi VII DPR RI siap memberikan dukungan melalui penyederhanaan regulasi, terutama di sektor ekspor, perluasan akses pasar, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di industri pertahanan.
"Mereka meminta kemudahan regulasi, khususnya untuk ekspor karena prosesnya masih panjang. Ke depan, waktu pengurusannya harus bisa dipersingkat," jelasnya.
Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu berharap percepatan regulasi, penguatan teknologi, dan sinergi pemerintah dapat terus mendorong kemandirian industri pertahanan Indonesia agar lebih kompetitif di pasar global.
Partai Berkarya tengah dilanda krisis internal serius setelah sebanyak 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari total 38 DPW seIndonesia
Politik
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menerima kunjungan kerja dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meresmikan pembukaan rute penerbangan baru yang menghubungkan Bandar Udara Dr. Ferdinand
Daerah
Insiden meninggalnya seorang pengemudi mobil saat terjebak kemacetan akibat genangan air di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis
Daerah
Kontribusi dividen Bank Kaltimtara terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Timur dinilai menjadi salah sa
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya integrasi menyeluruh antara Kawasan Industri Medan
Daerah
Sekitar 200 taruna angkatan laut dari 46 negara dijadwalkan akan singgah di Sumatera Utara dalam rangkaian kegiatan ASEAN Plus Cadet Sail
Daerah
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menggelar peringatan Isra Mi&rsquoraj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah, Rabu (21/1/2026).
Daerah
Anggota Komisi II DPR RI Fauzan Khalid mendesak pemerintah pusat untuk menetapkan tenggat waktu yang tegas dalam proses rehabilitasi
Politik
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mempercepat upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam yang melanda
Daerah