Terkait Tuntutan 17 Pensiunan, Perumda Tirtanadi: Sebagian Dana dari AJB Bumiputera Sudah Diterima
Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara angkat bicara terkait tuntutan 17 pensiunan yang hingga kini masih memperjuangkan pembayaran penuh
Ekonomi
JELAJAHNEWS.ID -Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, menegaskan perlunya kajian ilmiah yang komprehensif sebelum pemerintah menerapkan kebijakan pemanfaatan bioetanol sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.
Ia menilai, kebijakan tersebut harus dijalankan secara hati-hati karena menyangkut hajat hidup masyarakat luas dan menyentuh berbagai sektor strategis nasional.
"Karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan banyak pemangku kepentingan, pemanfaatan etanol sebagai campuran BBM harus melalui proses yang betul-betul proven, melalui kajian tertentu. Etanol ini memiliki sifat kimia yang spesifik, salah satunya bersifat korosif," ujar Sugeng, dikutip, Minggu (19/10/2025).
Baca Juga:Sugeng menuturkan, sejumlah negara telah berhasil memanfaatkan bioetanol sebagai bahan bakar campuran kendaraan bermotor. Indonesia, menurutnya, juga memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi alternatif ini, terutama dengan sumber daya alam yang melimpah di wilayah tropis. Namun, ia menekankan, implementasinya tidak boleh tergesa-gesa dan harus melalui uji coba serta penelitian mendalam agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap performa kendaraan dan infrastruktur energi.
"Pemanfaatan bioetanol ini sebenarnya langkah yang baik, terutama untuk jangka panjang terhadap ekonomi dan lingkungan. Tapi harus dikaji secara ilmiah agar tidak menimbulkan efek teknis yang tidak diinginkan," jelas politisi Fraksi Partai NasDem tersebut.
Sugeng menyebut, penggunaan bioetanol dapat menjadi solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil. Saat ini, konsumsi BBM nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi dalam negeri hanya 600 ribu barel per hari.
"Artinya, kita masih mengimpor sekitar satu juta barel per hari, baik minyak mentah maupun produk BBM jadi. Ini menjadi beban ekonomi yang meningkat setiap tahun dan membebani APBN," ujarnya.
Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara angkat bicara terkait tuntutan 17 pensiunan yang hingga kini masih memperjuangkan pembayaran penuh
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, meminta Universitas Pertahanan (Unhan) RI dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan
Politik
Struktur Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Sumatera Utara memasuki babak baru. Zainuddin Lubis, SH resmi menahkodai Perbati Sumut
Olahraga
Penetapan seorang sopir truk berinisial B sebagai tersangka dalam perkara pengangkutan kayu hasil hutan menjadi sorotan dalam rapat dengar p
Hukum
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara, Erris Julietta Napitupulu, mengapresiasi tim riset Universitas Medan Area (UMA)
Daerah
Balai Penegakan Hukuma (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera menetapkan B seorang sopir truk bermuatan kayu sebagai tersangka.
Politik
Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, mendesak pemerintah pusat segera mengambil alih penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yan
Politik
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Putra Nababan berharap Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Penyiaran tidak menjadi aturan yang memb
Politik
Komisi II DPR RI akan mendorong pemberian sanksi tegas bagi pejabat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah yang masih mengangkat ten
Politik
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara menggelar sosialisasi layanan dan tarif air minum kepada masyarakat
Ekonomi