Komentar itu kemudian ramai mendapat respons dari masyarakat, khususnya warga Medan dan Sumatera Utara. Banyak warganet mengaku sependapat dengan reaksi Gubernur Sumut terkait penggunaan area stadion yang saat ini masih dalam tahap persiapan.
Sebelumnya, viral sebuah video yang memperlihatkan komunitas lari membuat konten di atas rumput Stadion Teladan. Dalam unggahan tersebut, komunitas itu mengaku merasa terhormat karena menjadi pihak pertama yang diundang merasakan atmosfer stadion sebelum turnamen AFF U-19 2026 dimulai.
Namun tak lama setelah menjadi sorotan publik, unggahan video tersebut diketahui telah dihapus dari media sosial.
Polemik itu semakin ramai diperbincangkan karena sebelumnya Wali Kota Medan Rico Waas bersama jajaran OPD Kota Medan baru saja melakukan gotong royong membersihkan dan merapikan Stadion Teladan demi persiapan ajang internasional tersebut.
Sejumlah warga menilai rumput stadion yang sedang dalam masa perawatan seharusnya dijaga agar tetap dalam kondisi optimal untuk mendukung pelaksanaan AFF U-19 mendatang.
Terkait hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahana Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan, John Ester Lase menyebut izin akses terhadap penggunaan Stadion Teladan dalam video viral tersebut merupakan dari PSSI.