Akibat aplikasi SIBISA tidak bisa diakses, warga Kota Medan mengeluh, karena harus melakukan proses secara manual, dan antrian layanan yang terlalu panjang, dan menimbulkan kerumunan massa di tengah upaya pemerintah untuk mempercepat layanan digitalisasi administrasi kependudukan.
Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Kota Medan, Baginda P Siregar, saat dikonfirmasi, membantah sistem tersebut tidak bisa diakses.
Baca Juga:
"Layanan SIBISA aktif bang," tutur Baginda seraya memastikan dengan mengkonfirmasi petugas, apakah aplikasi tersebut berjalan normal.
Ia mengakui ada layanan yang berpotensi menimbulkan "calo", namun dirinya enggan menjelaskan apakah aplikasi tersebut adalah SIBISA.
Bahkan, Baginda menuding NIK yang tidak bisa mendaftar dan masuk(login) ke aplikasi SIBISA berpotensi oknum 'calo'.
Disinggung, apakah SIBISA berpotensi disalahgunakan, meskipun hanya menggunakan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK), Baginda tidak merespon, dan berdalih Aplikasi SIBISA berjalan normal.