5 Tuntutan Demo BEM UI , Turunkan Harga BBM hingga Setop MBG
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersama sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi lain menyampaikan lima tuntutan
Peristiwa
JELAJAHNEWS.ID -Polisi 'Cepek' alias Pak Ogah yang selalu mengatur arus lalu lintas kian menjamur hampir di seluruh persimpangan padat Kota Medan. Warga pun mempertanyakan kinerja polisi yang seharusnya menjadi tanggung jawab dalam tugasnya di jalan raya.
" Lihat saja setiap persimpangan pasti ada yang namanya 'Pak Ogah' mengatur lalu lintas. Polantasnya kemana?," kata Situmeang pengendara sepeda motor pada wartawan, Senin (21/7/2025).
Dia menyebutkan bahwa kehadiran dari pak ogah di persimpangan jalan malah membuat kondisi arus lalu lintas semakin macet. Sebab, mereka seenaknya menghentikan kendaraan dari arah lain dan diberikan jalan karena telah menerima uang.
" Kita sebagai masyarakat dan pengguna jalan merasa kecewa dengan kinerja Polantas jajaran Polda Sumut karena tidak mampu mengatasi persoalan keberadaan pak ogah itu," keluhnya.
Dibagian lain, beredar pula video yang viral di media sosial (medsos) akibat aksi penganiayaan yang terjadi di Jalan Cemara simpang Jalan H Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan oleh sekelompok pak ogah terhadap pengendara ojek online pada Rabu (16/07/2025).
Oleh karenanya, masyarakat menyoroti kinerja dari pimpinan Polantas yakni Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Firman Darmansyah yang dinilai tidak mampu mengatasi masalah keberadaan masalah pak ogah yang ada di setiap persimpangan mengatur arus lalu lintas tersebut.
" Kami kecewa polisi tidak hadir di jalan raya untuk mengatur arus lalu lintas malah yang banyaknya si pak ogah itu hampir di sejumlah persimpangan jalan. Ironisnya, setiap polisi turun ke jalan kalau mau memberi tindakan sanksi atau menilang saja," ungkap warga.
Seperti diketahui, pihak Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut menggelar Operasi Patuh Toba 2025 selama dua pekan terhitung mulai 14-27 Juli 2025 secara serentak di wilayah Sumatera Utara.
Pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025 ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto di Lapangan KS Tubun Mapoldasu, Senin (14/07/2025).
Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Firman Darmansyah, mengatakan Operasi Patuh Toba 2025 yang digelar selama dua pekan diharapkan dapat menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
" Tentunya personil kita yang berada di lapangan akan memberikan tindakan berupa tilang kepada para pelaku pelanggar lalu lintas," tuturnya sembari mengatakan pihaknya selama pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025 akan meningkatkan imbauan kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas. (jns)
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersama sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi lain menyampaikan lima tuntutan
Peristiwa
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memeriksa dua pria yang diduga melakukan intimidasi terhadap pem
Hukum
Anggota Komisi VI DPR RI Budi S Kanang menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah
Ekonomi
Komisi XII DPR RI akan memanggil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina (Persero) untuk meminta penjelasan ter
Politik
Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan mempertanyakan komitmen TVRI dalam menghadirkan layanan penyiaran yang merata bagi seluruh
Politik
Tim penasehat hukum keluarga almarhum Ripin dari Kantor Hukum Esron J. Silaban & Rekan meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (
Hukum
Oknum pejabat akademik di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) berinisial AS dilaporkan ke Polrestabes Medan terkait dugaan
Hukum
Perumda Tirtanadi akan melakukan perbaikan pada pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 milimeter yang mengalami kebocoran di
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta PT PLN bertanggung jawab atas dampak pemadaman listrik bergilir yang te
Daerah
Kepala Instalasi Pengolahan Air (Ka.IPA) Delitua Perumda Tirtanadi Azanil Putra angkat bicara, terkait pengolahan bahan kimia yang dinilai
Peristiwa