DPR Minta Masyarakat Terbuka dalam Survei Ekonomi BPS
Komisi X DPR RI mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan data kepada Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pelaksanaan survei ekonomi
Politik
JELAJAHNEWS.ID - Lapak judi tembak ikan diduga milik Acuan (54) di Komplek Asia Mega Mas terkesan kebal hukum. Kini lokasi judi penyedot uang rakyat itu sudah beroperasi kembali, Sabtu (7/5/2022).
Padahal, lapak judi tembak ikan yang berada di Komplek Asia Mega Mas Blok DD No 34, 35, dan 36 itu pada Kamis (7/4/2022) lalu telah dirazia petugas.
Lantas, benarkah aparat penegak hukum (Polisi) serius menutup lokasi judi tembak ikan di Komplek Asia Mega Mas Blok DD 34, 35 dan 36 itu?
Pertanyaan itu selalu terngiang-ngiang dihati masyarakat yang setiap hari melintas di lokasi judi terbesar di Kota Medan tersebut.
Seperti diketahui, lokasi judi tembak ikan "Merek Burung" yang berada di Komplek Asia Mega Mas, Blok DD 34, 35 dan 36 itu kembali beroperasi hingga Sabtu (7/5/2022) ini.

Padahal, penggerebekan lokasi judi terbesar di Kota Medan itu videonya sempat viral hingga menggegerkan jagad raya saat digerebek Polrestabes Medan.
Namun ajaibnya, lokasi judi tembak ikan milik Acuan tersebut keesokan harinya Jumat (8/4/2022) kembali beroperasi sampai saat ini.
Penggerebekan kilat yang dilakukan Polrestabes Medan itu pun jadi perbincangan hangat di kalangan publik. Apa lagi saat ini di lokasi judi terlengkap tersebut dijaga oleh beberapa pria berbadan tegap dan berwajah angker.
Berdasarkan informasi dan penelusuran di lapangan, lokasi judi tembak ikan "Merek Burung" di Komplek Asia Mega Mas itu disebut-sebut milik cukong judi terkenal bernama Acuan.
Dari informasi tersebut diperoleh keterangan, bahwa pria keturunan Tionghoa bernama Acuan itu merupakan warga Jalan Pukat V, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung.
Sumber yang layak dipercaya menyebutkan, sebelum judi tembak ikan "Merek Burung" itu menguasai wilayah Kota Medan, merek diatas merupakan hasil peleburan atau reinkarnasi dari merek Domino, Ratu Ikan, Casper, dan Panda. Cara ini dilakukan Acuan untuk mengelabui aparat Kepolisian.
Informasi terbaru, Acuan juga memperjual belikan mesin judi tembak ikan, dan menyewakan meja ikan juga.
"Infonya satu meja ikan di sewa per bulan dengan harga Rp 7 juta hingga Rp8 Juta. Kalikan aja berapa jumlah unit mesin tembak ikan yang ada di Medan, Deliserdang bahkan hingga ke Sibolga," beber Kinan Mrpg (38).
Judi tembak ikan "Merek Burung" milik Acuan ini juga merambah di wilayah hukum Polsek Medan Timur. Seperti di Jalan Gaharu (Gang Sekolah dan Gang Langgar), Jalan Mesjid Taufik, Jalan Rakyat Ujung, Gang Perbatasan, serta di Pajak Cahaya.
"Pokoknya judi tembak ikan "Merek Burung" ini beroperasi di setiap Kecamatan yang ada di wilayah Kota Medan, kecuali Kecamatan Sunggal," bebernya.
Sementara itu, Kapolsek Medan Area Kompol Sawangin SH saat di konfirmasi jelajahnews.id, terkait aktivitas judi tembak ikan di Blok DD 34, 35 dan 36 Komplek Asia Mega Mas yang kembali beroperasi hanya dijawab normatif dan datar-datar saja.
"Terima kasih Infonya, akan kami tindak lanjuti," ujar Kapolsek Medan Area, Kompol Sawangin, Sabtu (7/5)2022). (JNS-Bonni)
Komisi X DPR RI mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan data kepada Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pelaksanaan survei ekonomi
Politik
Panitia Kerja (Panja) Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI) di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melanjutkan
Politik
Status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Rasyid Ridho alias Cek Rasyid dalam perkara penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal
Hukum
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menegaskan bahwa tidak ada satu pun warga negara yang kebal hukum dalam kasus dugaan tindakan rasis,
Politik
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. H. Saiful Anwar Matondang, membenarkan dirinya dipanggil
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Tiga penandatanganan nota kes
Ekonomi
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengunjungi Kantor PT Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jalan Sisingamangaraja
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kesiapan fasilitas terbaik untuk penyelenggaraan Piala AFF U19 2026
Daerah
Komisi XI DPR RI meminta pemerintah lebih transparan dalam menyampaikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada masyara
Politik
Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion mengecam keras dugaan kejahatan seksual yang dilakukan oknum pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pati
Hukum