Jaga Alam , Songsong Masa Depan: Jejak Konservasi INALUM dari Danau Toba hingga Pesisir Batu Bara
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
JELAJAHNEWS.ID -Polemik pembubaran kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di sejumlah kampus dan kafe menuai sorotan publik. Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak pernah mengeluarkan larangan resmi terhadap pemutaran film tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Yusril, Rabu (13/5/2026) menyusul munculnya berbagai laporan pembubaran pemutaran film di sejumlah daerah. Menurut dia, tindakan pembubaran yang terjadi lebih berkaitan dengan persoalan administratif di tingkat lokal dan bukan merupakan instruksi pemerintah pusat maupun aparat penegak hukum secara terpusat.
"Pemerintah tidak pernah mengeluarkan larangan resmi terhadap pemutaran film tersebut," ujar Yusril.
Ia menjelaskan, pembubaran yang terjadi di beberapa lokasi kemungkinan dipicu persoalan teknis dan administratif terkait penyelenggaraan acara. Karena itu, Yusril meminta publik tidak langsung menyimpulkan adanya kebijakan negara yang membatasi pemutaran film dokumenter tersebut.
Polemik mengenai film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita mencuat setelah sejumlah agenda nobar dan diskusi dilaporkan dibubarkan di beberapa kampus serta kafe. Peristiwa itu kemudian memicu perdebatan publik terkait kebebasan berekspresi, ruang diskusi akademik, dan kebebasan menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Yusril menilai kritik terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua yang menjadi salah satu tema dalam film tersebut merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Menurut dia, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pandangan maupun kritik terhadap kebijakan publik selama dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab.
Meski demikian, Yusril mengakui judul film tersebut terkesan provokatif dan berpotensi memunculkan beragam penafsiran di tengah masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar publik tidak hanya terpaku pada judul tanpa memahami keseluruhan isi film.
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola dunia. Kapten Timnas Argentina itu kini telah mengo
Olahraga
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia harus memberikan
Ekonomi
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, menegaskan bahwa DPR RI akan menindaklanjuti
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan harus melibatkan seluruh p
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan yang dihadapi dokter muda peserta Uji Kompetensi
Politik
Aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/6/2026), berujung ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan
Peristiwa
Seorang warga lanjut usia bernama Jumarimba Boangmanalu mengaku belum menerima pelunasan pembayaran atas penjualan lahan dan rumah miliknya
Peristiwa
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi melarang aparatur sipil negara (ASN), tenaga nonASN, hingga pegawai Bada
Daerah