Jaga Alam , Songsong Masa Depan: Jejak Konservasi INALUM dari Danau Toba hingga Pesisir Batu Bara
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
JELAJAHNEWS.ID - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mendesak Jaksa Agung untuk segera mencopot seluruh jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo. Desakan tersebut disampaikan menyusul polemik penanganan perkara yang telah menjadi perhatian publik dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI.
Pernyataan itu disampaikan Hinca saat mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (30/3/2026), guna menyerahkan hasil RDPU Komisi III. Ia menegaskan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR, bukan bentuk intervensi terhadap proses hukum.
Menurut Hinca, langkah tegas perlu segera diambil untuk menjaga marwah institusi kejaksaan sekaligus memulihkan kepercayaan publik. Ia menilai penanganan perkara yang viral tersebut telah mencoreng citra lembaga.
"Karena ini mempermalukan institusi. Institusi kejaksaan harus kita jaga. Hanya beberapa saja yang kadang-kadang bertindak berlebihan," ujar Hinca.
Ia secara spesifik meminta agar Kepala Kejari Karo Danke Rajagukguk, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Dr. Renhard Harve Sembiring, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Dona Martinus Sebayang, serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wira Arizona segera diganti. Keempatnya diketahui menangani perkara Amsal Christy Sitepu yang kini menjadi sorotan luas.
Hinca menilai, kasus yang telah viral dan mendapat perhatian publik tersebut tidak lagi layak ditangani oleh tim yang sama. Ia mendorong Jaksa Agung untuk mengambil langkah cepat dengan melakukan pergantian personel serta memberikan penanganan khusus terhadap perkara tersebut.
"Nah, menurut kami, karena ini sudah viral dan diketahui publik, bahkan telah dibahas di Komisi III, sebaiknya Jaksa Agung segera mencopot. Ganti, berikan penanganan khusus, dan dalami semua pihak yang terlibat. Kalau dalam istilah sepak bola, ini seperti mengganti pemain," katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masih banyak jaksa lain yang memiliki integritas dan mampu bekerja secara profesional. Ia juga menekankan pentingnya pemberantasan korupsi yang dilakukan secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Masih banyak jaksa yang baik dan mampu memperbaiki kinerja. Namun, kita tetap mendukung pemberantasan korupsi yang benar, bukan yang dilakukan secara asal-asalan hingga menimbulkan kegaduhan," ucapnya.
Hinca juga meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan perkara tersebut ditarik untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.
"Jadi, kalau ditanya, ya copot. Masih banyak yang baik dan memahami kasus ini. Termasuk semua yang terlibat, tarik saja agar proses berjalan dengan baik," tegasnya.
Ia berharap polemik yang terjadi tidak berlanjut pada persidangan berikutnya dan proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan.
"Saya berharap sidang besok sudah tidak ada lagi masalah," pungkas Hinca.
Sebagai tindak lanjut, Komisi III DPR RI akan terus melakukan pengawasan terhadap proses penanganan perkara tersebut guna memastikan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan tetap terjaga.
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola dunia. Kapten Timnas Argentina itu kini telah mengo
Olahraga
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia harus memberikan
Ekonomi
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, menegaskan bahwa DPR RI akan menindaklanjuti
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan harus melibatkan seluruh p
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan yang dihadapi dokter muda peserta Uji Kompetensi
Politik
Aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/6/2026), berujung ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan
Peristiwa
Seorang warga lanjut usia bernama Jumarimba Boangmanalu mengaku belum menerima pelunasan pembayaran atas penjualan lahan dan rumah miliknya
Peristiwa
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi melarang aparatur sipil negara (ASN), tenaga nonASN, hingga pegawai Bada
Daerah