Senin, 18 Mei 2026

DPR Pertanyakan Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah

admin - Senin, 18 Mei 2026 18:03 WIB
DPR Pertanyakan Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah
Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio

"Kenapa rupiah kita ini lemah? Kalau dibandingkan dengan dolar. Tapi faktanya dan ironisnya, ini terhadap semua mata uang. Kita melemah terhadap dolar Singapura, dolar Australia, ringgit Malaysia, hingga rial," tegasnya.

Primus mengungkapkan dirinya telah beberapa kali menyampaikan pertanyaan serupa dalam rapat bersama Bank Indonesia. Ia meminta BI lebih realistis dalam melihat tekanan terhadap rupiah dan segera mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.

Selain nilai tukar, Primus juga menyinggung kinerja indeks pasar saham Indonesia yang dinilai tertinggal dibandingkan sejumlah negara lain yang mulai pulih dari tekanan ekonomi global. Kondisi tersebut, menurut dia, turut memengaruhi persepsi pelaku pasar terhadap kekuatan fundamental ekonomi nasional.

Ia menilai situasi tersebut berdampak langsung terhadap tingkat kepercayaan publik kepada Bank Indonesia. Karena itu, Primus meminta pimpinan BI menunjukkan langkah yang tegas dan bertanggung jawab untuk memulihkan kepercayaan masyarakat serta pelaku pasar.

"Apa yang terjadi saat ini, menurut saya pribadi, Bank Indonesia saat ini menghilangkan trust. Bank Indonesia sudah menyampingkan kredibilitasnya," kata Primus.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap stabilitas nilai tukar rupiah dan kondisi pasar keuangan nasional.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru