Untuk memenuhi permintaan, ia membuka lapak sejak pagi hingga pukul 20.00 WIB. Beragam bunga dijual dengan harga bervariasi, mulai Rp15.000 per tangkai untuk krisan dan sedap malam, hingga Rp35.000 per tangkai untuk mawar.
Seluruh bunga didatangkan langsung dari Berastagi, Sumatra Utara, sehingga kualitas kesegaran tetap terjaga.
"Kami pastikan bunganya segar karena langsung dari Berastagi. Kalau mau dibuat buket juga bisa kami rangkaikan," jelasnya.
Meningkatnya aktivitas jual beli menjelang Imlek menunjukkan bagaimana tradisi budaya turut menggerakkan roda perekonomian lokal. Jalan Juanda pun menjadi salah satu titik yang setiap tahun menghadirkan semarak warna dan harapan, mempertemukan nilai budaya, spiritualitas, dan keberkahan usaha dalam satu momentum perayaan.(jn/**)