Penguatan Manajemen Desa Wisata Dinilai Jadi Kunci Mendorong Kemandirian
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mendorong pemerintah memperkuat kapasitas pengelolaan desa wisata melalui pendampingan yang b
Politik
JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh bupati dan wali kota di Sumatera Utara untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung serentak pada 15 Juni hingga 30 Agustus 2026. Menurutnya, sensus tersebut memiliki peran strategis dalam menyediakan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah.
Ajakan itu disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri pembukaan Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) XII Tahun 2026 di Open Stage Parapat, Kamis (11/6/2026).
Bobby menegaskan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya bergantung pada Badan Pusat Statistik (BPS), tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi acuan penting dalam merancang berbagai program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Baca Juga:"Saya mengajak seluruh bupati dan wali kota di Sumut untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah," kata Bobby.
Menurutnya, ketersediaan data yang lengkap dan akurat menjadi kebutuhan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Terlebih, pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen, sehingga Sumatera Utara diharapkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pencapaian target tersebut.
Bobby menjelaskan bahwa dengan jumlah penduduk yang besar serta struktur demografi yang dimiliki, Sumatera Utara memiliki potensi kuat untuk menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional.
"Hari ini kita terus berbicara tentang penguatan UMKM dan pertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk dan demografi yang dimiliki Sumatera Utara, kita harus mampu memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi sekitar 6,7 hingga 7,1 persen. Ini target yang harus dicapai bersama," ujarnya.
Ia menambahkan, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi usaha, sektor ekonomi, serta aktivitas bisnis yang berkembang di tengah masyarakat. Informasi tersebut dinilai penting untuk membantu pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan dan kebijakan ekonomi yang lebih efektif.
Karena itu, Bobby meminta seluruh kepala daerah untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memahami manfaat sensus serta bersedia memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas di lapangan.
"Kalau perlu, kegiatan sosialisasi seperti ini dilaksanakan juga di kabupaten dan kota masing-masing. Tidak semua bupati dan wali kota mendapatkan kesempatan memimpin daerah saat pelaksanaan sensus ekonomi. Semakin banyak masyarakat memahami manfaat sensus, semakin baik kualitas data yang diperoleh," katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengatakan Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang hanya dilaksanakan sekali dalam 10 tahun. Oleh karena itu, pelaksanaannya memiliki nilai strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang.
"Hasil sensus bukan sekadar data statistik, tetapi menjadi fondasi bagi perencanaan pembangunan daerah dan nasional untuk beberapa tahun ke depan," ujar Sonny.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah di seluruh Sumatera Utara dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sehingga data yang diperoleh lebih lengkap, akurat, dan berkualitas.
Sebagai bagian dari upaya sosialisasi, BPS RI mengampanyekan gerakan TIR, yaitu Terima petugas sensus, Isi data dengan benar, dan Rahasia data tetap terjaga. Kampanye tersebut bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan proses pendataan berjalan lancar.
"Terima kasih atas dukungan Bapak Gubernur. Kami mengusung kampanye TIR untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. TIR itu pertama, terima petugas sensus. Kedua, isi data dengan benar. Ketiga, rahasia data tetap terjaga," jelasnya.(jns/**)
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mendorong pemerintah memperkuat kapasitas pengelolaan desa wisata melalui pendampingan yang b
Politik
Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, mendesak pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh, independen, dan transparan terkait tewas
Politik
JELAJAHNEWS.ID Ketua Umum PWI Pusat Ahkmad Munir mengingatkan seluruh anggota PWI untuk tidak terlibat bisnis Narkoba dan Judi. Komitmen i
Ragam
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara resmi menurunkan tarif pemakaian air bagi seluruh kategori pelanggan mula
Ekonomi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di Provinsi Sumatera Utara (S
Hukum
Momen sambutan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution seketika mencairkan suasana dingin di Pembukaan Rakernas APEKSI XVIII
Daerah
Sorotan publik terhadap pelaksanaan Gelar Melayu Serumpun (GEMES) XVIII/2026 terus bergulir. Selain banjir komentar sinis dari warganet terk
Peristiwa
Perjalanan panjang 436 tahun Kota Medan bukan sekadar catatan sejarah, melainkan momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan sekaligus mew
Politik
Fernando Raja Sipahutar, Kuasa hukum anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor
Hukum
Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 yang digagas Dinas Pariwisata Kota Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu (27/6/2026) malam
Peristiwa