Rabu, 03 Juni 2026

Pemprov Sumut Perkuat Tata Kelola BUMD melalui Coaching Clinic, Dorong Profesionalisme dan Daya Saing

admin - Rabu, 20 Mei 2026 10:34 WIB
Pemprov Sumut Perkuat Tata Kelola BUMD melalui Coaching Clinic, Dorong Profesionalisme dan Daya Saing
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, saat membuka Bimtek Coaching Clinic BUMD Provinsi Sumut di Ruang Rapat I Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Rabu (20/5/2026).

JELAJAHNEWS.ID -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan daya saing perusahaan daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Coaching Clinic yang diikuti jajaran direksi dan pengelola BUMD di Sumatera Utara.

Komitmen tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, saat membuka Bimtek Coaching Clinic BUMD Provinsi Sumut di Ruang Rapat I Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Rabu (20/5/2026).

Menurut Sulaiman, BUMD memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah karena tidak hanya berperan sebagai entitas bisnis, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat perekonomian daerah, dan mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga:
"BUMD memiliki peranan penting dalam mendukung pelayanan publik, memperkuat perekonomian daerah, serta meningkatkan pendapatan asli daerah," ujar Sulaiman.

Ia menegaskan bahwa keberadaan BUMD harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui layanan yang berkualitas, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan sektor-sektor ekonomi strategis di daerah.

Dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berkembang, Sulaiman menilai pola pengelolaan BUMD harus mengalami transformasi. Perubahan teknologi, regulasi yang semakin dinamis, dan meningkatnya tuntutan masyarakat menjadi tantangan yang harus direspons dengan pendekatan yang lebih profesional dan inovatif.

"Di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah, pengelolaan BUMD tidak dapat lagi dilakukan dengan pola kerja biasa-biasa saja. Dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, kemampuan analitis, kepemimpinan yang kuat, serta pemahaman yang baik terhadap tata kelola perusahaan yang sehat," katanya.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru