Selasa, 21 Juli 2026

Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Tapanuli Tengah, Bobby Nasution Percepat Pembangunan Bronjong dan Relokasi Warga Terdampak

admin - Selasa, 14 April 2026 10:31 WIB
Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Tapanuli Tengah, Bobby Nasution Percepat Pembangunan Bronjong dan Relokasi Warga Terdampak
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir bandang yang terjadi pada November 2025 di Kabupaten Tapanuli Tengah.

JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir bandang yang terjadi pada November 2025 di Kabupaten Tapanuli Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Bobby memastikan percepatan rekonstruksi tanggul sungai menggunakan bronjong beton (sheet pile) serta menyiapkan solusi rehabilitasi bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana.

Peninjauan dilakukan pada Selasa (14/4/2026) di beberapa titik sempadan sungai yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir. Gubernur bersama rombongan melihat langsung kondisi kawasan yang terdampak sekaligus berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi terkait proses pemulihan pascabencana.

Lokasi yang dikunjungi meliputi Sungai Panjaitan yang berada di hilir pertemuan Sungai Siaili Tukka dan Sungai Aek Tolang, serta Sungai Aek Sibuluan di Kecamatan Pandan. Kedua kawasan tersebut mengalami kerusakan bronjong pada bagian tikungan sungai sehingga menyebabkan erosi dan longsor yang mengancam permukiman warga.

Baca Juga:
Menurut Bobby Nasution, derasnya arus banjir yang terjadi pada akhir 2025 mengakibatkan kerusakan serius pada infrastruktur pengaman sungai. Akibatnya, sejumlah bagian tanah di tepi sungai tergerus dan berubah menjadi aliran sungai baru.

"Jadi karena arus air deras menghantam bronjong dan membuat tanahnya ambles. Bahkan puluhan meter tanah kini berubah menjadi aliran air sungai," ujar Bobby di sela-sela peninjauan.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan kembali bronjong tidak dapat dilakukan secara sederhana karena kondisi lapangan saat ini berbeda dengan sebelumnya. Pemerintah perlu melakukan pemetaan yang lebih komprehensif mengingat akses menuju lokasi melewati kawasan permukiman padat penduduk.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Bobby juga menyoroti nasib warga yang kehilangan rumah dan lahan akibat bencana tersebut. Pemerintah Provinsi Sumut, kata dia, akan mengupayakan solusi melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (R3P).

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru