Selasa, 21 Juli 2026

Bobby Nasution Tegaskan Kesejahteraan Buruh Jadi Prioritas pada Peringatan May Day 2026

admin - Jumat, 01 Mei 2026 18:44 WIB
Bobby Nasution Tegaskan Kesejahteraan Buruh Jadi Prioritas pada Peringatan May Day 2026
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution

JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan kesejahteraan buruh menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Bobby saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumut, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Kapolda Sumut Irjen Pol Wishnu Hermawan Februanto, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, pimpinan DPRD Sumut, Ketua Panitia Hari Buruh Elfianti Tanjung, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah kepala daerah, serta ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja di Sumut.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution mengapresiasi peran buruh dan serikat pekerja yang dinilai tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga aktif memberikan masukan kepada pemerintah dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan.

Baca Juga:
"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas peran buruh yang ada di Sumut. Bukan hanya menjadi tulang punggung ekonomi, tetapi juga membantu pemerintah daerah dalam membuat kebijakan yang dampaknya bisa dirasakan seluruh buruh di Sumatera Utara," ujar Bobby.

Menurut Bobby, komunikasi dan diskusi yang intens antara pemerintah provinsi dan serikat pekerja selama setahun terakhir telah menghasilkan berbagai masukan penting terkait kebijakan ketenagakerjaan.

Ia menegaskan seluruh aspirasi buruh menjadi perhatian pemerintah, mulai dari perlindungan terhadap ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), penerapan upah layak, pengesahan regulasi ketenagakerjaan baru, hingga penghapusan sistem alih daya atau outsourcing.

"Semua tuntutan buruh itu prioritas. Yang bisa menjadi kewenangan provinsi akan langsung kami tindak lanjuti. Sedangkan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat akan kami sampaikan kepada Presiden," katanya.

Selain persoalan upah, Bobby juga menyoroti pentingnya pengendalian harga kebutuhan pokok untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya para pekerja. Ia meminta pemerintah kabupaten dan kota di Sumut memperkuat koordinasi melalui pelaksanaan operasi pasar.

"Karena masalah upah dan pendapatan, setinggi apa pun kalau dinaikkan tetapi diikuti kenaikan harga kebutuhan pokok, kesejahteraan buruh tetap terganggu. Karena itu saya mengajak seluruh kepala daerah menggelar operasi pasar," jelasnya.

Bobby turut menyinggung rencana program pengadaan rumah bagi pekerja. Menurutnya, pemerintah provinsi perlu menyusun skema khusus agar program tersebut tidak tumpang tindih dengan subsidi perumahan dari pemerintah pusat.

"Nanti kita kaji apakah memungkinkan ada program khusus dari Bank Sumut atau skema lain. Harapannya buruh tidak hanya terus menyewa rumah, tetapi juga memiliki aset sendiri," ujarnya.

Di sisi lain, Bobby menilai pengawasan ketenagakerjaan perlu diperkuat, baik dari sisi anggaran maupun jumlah pengawas tenaga kerja. Langkah itu dinilai penting mengingat jumlah perusahaan yang terus bertambah tidak sebanding dengan jumlah pengawas yang tersedia saat ini.

"Selamat Hari Buruh Internasional. Semoga momentum May Day tahun ini semakin memperkuat kesejahteraan buruh sebagai tulang punggung ekonomi Sumatera Utara," pungkas Bobby.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru