Rabu, 27 Mei 2026

Bobby Nasution Minta PLN Evaluasi Blackout di Sumatera: Jangan Terulang Setiap Tahun

admin - Selasa, 26 Mei 2026 14:19 WIB
Bobby Nasution Minta PLN Evaluasi Blackout di Sumatera: Jangan Terulang Setiap Tahun
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution menerima audiensi GM. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Wilayah Sumut di Ruang Kerja Gubernur Jalan Diponegoro Nomor 31 Medan, Selasa (26/5/2026).

JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta PT PLN menjadikan peristiwa padamnya listrik di sebagian besar wilayah Pulau Sumatera pada Jumat (22/5/2026) sebagai evaluasi serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Pemadaman listrik dengan durasi panjang tersebut dinilai menimbulkan berbagai persoalan bagi masyarakat dan pelayanan publik.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat menerima General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumut Mundakhir Salman di ruang kerjanya, Selasa (26/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas gangguan sistem kelistrikan yang dipicu putusnya jaringan kabel listrik bertegangan ekstra tinggi di Jambi sehingga berdampak pada jaringan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Bobby mengatakan pemerintah daerah sebenarnya telah mengantisipasi kemungkinan gangguan listrik dengan meminta instansi pemerintahan menyiapkan generator set (genset). Namun, pemadaman yang terjadi secara mendadak membuat sejumlah sektor belum sepenuhnya terjangkau oleh sistem cadangan listrik.

Baca Juga:
"Saya melihat kemarin dari apa yang terjadi dan apa penyebabnya. Sudah kita minta antisipasi seluruh pemerintahan untuk menggunakan genset. Namun karena tiba-tiba, jadi tidak semua bisa ter-cover," ujar Bobby Nasution.

Menurut Bobby, kejadian blackout yang hampir terjadi setiap tahun di wilayah Sumatera harus menjadi perhatian serius PLN. Ia menilai keandalan pasokan listrik sangat penting, terutama di tengah dorongan pemerintah untuk memperluas penggunaan energi listrik di berbagai sektor kehidupan.

"Hari ini pemerintah meminta semua serba listrik, mulai dari kompor, mobil, bahkan transportasi umum seperti bus sudah menggunakan listrik. Makanya kami minta support-nya, jaminan ketersediaan listrik. Jangan lagi ada istilah blackout setiap tahun, karena waktunya sangat lama dan meluas," katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya sistem cadangan listrik untuk fasilitas vital seperti rumah sakit dan layanan kesehatan yang membutuhkan pasokan listrik stabil. Menurutnya, gangguan listrik dalam waktu lama berpotensi mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Bobby mengingatkan bahwa sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan pasokan listrik di wilayah Sumbagut berada dalam kondisi surplus. Karena itu, ia berharap PLN mampu memperkuat sistem distribusi dan mitigasi gangguan agar pelayanan listrik tetap terjaga.

Selain persoalan blackout, Bobby turut menekankan pentingnya penguatan pasokan listrik di Kepulauan Nias melalui pembangunan pembangkit listrik baru. Langkah tersebut dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di wilayah kepulauan secara optimal dan berkelanjutan.

Menanggapi hal itu, General Manager PLN UID Sumut Mundakhir Salman menyampaikan permohonan maaf atas gangguan listrik yang terjadi. Ia menjelaskan blackout dipicu gangguan sistem kelistrikan di Jambi yang berdampak luas terhadap jaringan Sumbagut.

Meski demikian, PLN memastikan akan meningkatkan kesiapan pasokan listrik, termasuk untuk mendukung berbagai agenda besar di Sumatera Utara. Salah satunya adalah pelaksanaan Piala AFF U-19 yang membutuhkan keandalan pasokan listrik di stadion dan fasilitas pendukung lainnya.

"Khusus di daerah bencana, tinggal di Kabupaten Tapanuli Tengah saja yang perlu perbaikan. Untuk perhelatan Piala AFF kita akan persiapkan lebih baik," ujar Mundakhir.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru