Selasa, 13 Januari 2026

Bobby Nasution dan Utusan Khusus Presiden Tanam Sejuta Pohon di Taput, Dorong Solidaritas Jaga Lingkungan

admin - Minggu, 11 Januari 2026 09:41 WIB
Bobby Nasution dan Utusan Khusus Presiden Tanam Sejuta Pohon di Taput, Dorong Solidaritas Jaga Lingkungan
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bersama Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Hashim Djojohadikusumo mengikuti kegiatan penanaman sejuta pohon di Kompleks Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Minggu

JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bersama Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Hashim Djojohadikusumo mengikuti kegiatan penanaman sejuta pohon di Kompleks Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan mitigasi bencana di wilayah Sumatra.

Penanaman pohon tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan. Usai kegiatan di lapangan, Gubernur Bobby Nasution dan Hashim Djojohadikusumo menghadiri dialog kebangsaan yang berlangsung di Gedung Raja Pontas Lumban Tobing, Kompleks Kantor Pusat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Tarutung, Tapanuli Utara.

Dalam dialog tersebut, Gubernur Bobby menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Ia menekankan pentingnya solidaritas dan gerakan kolektif dalam merawat alam.

Baca Juga:

"Dengan menjaga solidaritas, semua elemen perlu menjaga dan mencintai alam. Bukan hanya lapisan terbawah, bukan hanya lapisan atas, tetapi semua lapisan dan organisasi perlu memiliki gerakan bersama untuk menjaga lingkungan," ujar Bobby.

Bobby juga menyampaikan bahwa seluruh kepala daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Sumatera Utara berada dalam satu barisan yang solid. Ia memastikan jajaran pemerintah daerah siap menjalankan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, termasuk program yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.

"Bencana ini menjadi pelajaran besar bagi kita semua. Bukan hanya soal penanganan pascabencana, tetapi bagaimana bencana alam bisa kita antisipasi sejak awal dengan menjaga alam," katanya.

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Hashim Djojohadikusumo mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Menurutnya, perubahan iklim membuat potensi bencana alam di masa depan tidak dapat dihindari, sehingga langkah antisipatif harus menjadi prioritas.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru