Minggu, 01 Februari 2026

Whoosh Jadi Pilihan Transportasi Rombongan Retret Kepala Daerah

admin - Senin, 23 Juni 2025 08:19 WIB
Whoosh Jadi Pilihan Transportasi Rombongan Retret Kepala Daerah
JELAJAHNEWS.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat dalam memilih layanan Kereta Cepat Whoosh sebagai moda transportasi resmi bagi rombongan kepala daerah yang mengikuti kegiatan retret nasional di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor.

Rombongan yang terdiri dari 84 kepala daerah diberangkatkan dari Stasiun Halim, Jakarta Timur, menggunakan Kereta Cepat Whoosh G1017, Minggu (22/6/2025), pukul 10.00 WIB, dan tiba di Stasiun Tegalluar Summarecon, Bandung, pada pukul 10.47 WIB.

Setibanya di Tegalluar, para peserta langsung melanjutkan perjalanan ke Kampus IPDN Jatinangor untuk mengikuti rangkaian kegiatan retret yang berlangsung hingga 26 Juni 2025.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan bahwa pemanfaatan Whoosh dalam kegiatan resmi pemerintahan ini menjadi bukti bahwa moda transportasi cepat tersebut mampu mendukung mobilitas strategis secara optimal.

“Pemanfaatan Whoosh dalam agenda strategis pemerintah ini menunjukkan bahwa layanan ini bukan hanya ditujukan bagi masyarakat umum, tetapi juga dapat diandalkan untuk kegiatan kenegaraan dan rombongan resmi,” ungkap Eva dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, kehadiran Whoosh telah mempercepat konektivitas antardaerah, khususnya antara Jakarta dan Bandung, yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam, kini hanya ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam.

Lebih lanjut, Eva menyebut kecepatan, ketepatan waktu, kenyamanan, dan aksesibilitas menjadi faktor utama yang menjadikan Whoosh sebagai pilihan transportasi modern yang mendukung ekosistem mobilitas nasional yang berkelanjutan.

“Pemilihan Whoosh oleh pemerintah untuk kegiatan ini menjadi bentuk pengakuan nyata terhadap keandalan layanan kami sebagai moda transportasi masa kini. Kami bangga bisa berkontribusi dalam mendukung kelancaran agenda strategis nasional,” tutup Eva.(jn/**)
Editor
: admin
Sumber
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru