Pembunuhan Sadis Perempuan Muda di Medan Terungkap, Polisi Ungkap Motif Emosi dan Pencurian
Kasus pembunuhan sadis terhadap seorang perempuan muda yang jasadnya ditemukan di dalam box kontainer plastik di kawasan Jalan Menteng VII,
Peristiwa
KESEHATAN – Psikolog klinis, Ni Made Diah Ayu Anggreni, M.Psi dari Personal Growth menilai, pria yang berani mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah berkaitan dengan rasa ‘bangga’ pada diri mereka.
“Sebenarnya sih pada umumnya, kenapa laki-laki rela gitu, ya mengeluarkan banyak uang, secara umum sih mendapatkan kepuasan dan juga pengakuan. Jadi semakin tinggi harganya, semakin itu menunjukkan kelasnya. Semakin banggalah laki-lakinya, dengan teman-teman yang lain,” ujar Diah.
Sementara itu, Nuzulia Rahma Tristinarum, psikolog klinis dari Pro Help Center dan penulis buku menjelaskan, ada kemungkinan kelainan seksual seperti kecanduan pornografi. Dimana menurutnya, kecanduan tersebut sudah sampai di tahap yang cukup tinggi.
“Bisa jadi (kepuasan tertentu), atau ada kelainan seksual misalnya kecanduan pornografi juga bisa jadi salah satu penyebab beli jasa seks. Sudah sampai tahap kecanduan atau addicted,” jelas Rahma terpisah.
Adapula alasan lain yang bisa menjadi faktor seseorang berani mengeluarkan uang banyak untuk jasa seks. Seperti berkaitan dengan hypersexual.
“Ada juga hypersexual,” timpalnya.
Disebut-sebut sebagai bisnis yang tidak akan pernah mati, prostitusi memang selalu punya pasarnya sendiri. Mengapa ada orang yang rela mengeluarkan uang puluhan juta untuk mendapatkan kepuasan sesaat?
Rahma pun menyebut ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan pria mau menggunakan jasa prostitusi. Salah satunya adalah pria yang tidak memiliki arah hidup yang jelas.
“Banyak laki-laki yang mau keluar uang untuk kebutuhan syahwat bisa terjadi karena beberapa hal seperti tidak memiliki arah hidup yang jelas. Sehingga mudah tergoda kesenangan sesaat,” ungkapnya.
Selain itu Rahma juga menyebut adanya gangguan dalam kemampuan mengatur perilaku yang benar.
“Kemampuan regulasi diri yang kurang, yaitu kemampuan dalam me-manage perasaan, pikiran dan perilaku secara benar. Bisa jadi juga mencari pelarian dari ketidakpuasan dalam rumah tangganya atau hubungannya dengan istri,” pungkasnya. (dtc)
Kasus pembunuhan sadis terhadap seorang perempuan muda yang jasadnya ditemukan di dalam box kontainer plastik di kawasan Jalan Menteng VII,
Peristiwa
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meninjau langsung harga bahan pokok di Pasar Sukaramai, Kota Medan, Selasa (17/3/2026). Penin
Daerah
Anggota Komisi II DPR RI, Ujang Bey, meminta pemerintah menyusun desain kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah secara jelas,
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution secara resmi melepas lebih dari 6.500 peserta program Mudik Gratis Idulfitri yang
Daerah
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Utara resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode
Politik
Lilik Riadi Dalimunthe resmi dilantik sebagai Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera
Politik
Komisi III DPR RI mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan
Politik
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak kepolisian segera mengusut tuntas kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator
Politik
Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan resmi menahan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Padangsidimpuan berinisial &ldquoA&rdquo atas dugaan
Hukum
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menggelar kegiatan pembagian paket sehat dan pelayanan Posyandu bagi 22 Warga Binaan
Hukum