BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan
BTN Expo 2026 resmi menjadi penutup rangkaian program BTN Housingpreneur 2025. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP
Ekonomi
KESEHATAN – Para peneliti di Italia menemukan gejala khas dari demensia frontotemporal (FTD).
FTD adalah penyakit neurodegeneratif yang dapat mengganggu kemampuan kepribadian, pengambilan keputusan, bahasa, atau gerakan, dan biasanya dimulai antara usia 45 dan 65 tahun. Tinjauan sistematis dilakukan oleh Peneliti SISSA, Marilena Aiello, bekerja sama dengan Vincenzo Silani (IRCCS Istituto Auxologico Milan) dan Raffaella Rumiati, profesor SISSA dan koordinator laboratorium iNSuLa (Neuroscience and Society), bertujuan untuk memberikan wawasan tentang mekanisme otak yang menghasilkan gejala-gejala ini.
Penelitian yang mencoba menjelaskan lebih lanjut tentang demensia frontotemporal telah mengungkap berbagai kebiasaan makan abnormal pada penderitanya. Menurut ulasan yang diterbitkan di majalah Neurocase, demensia frontotemporal dikaitkan dengan berbagai perilaku makan abnormal seperti hyperphagia, fiksasi pada satu jenis makanan, bahkan menelan benda mati yang dapat membuat kondisi menjadi lebih buruk.
Ada pula yang mengalami peningkatan nafsu makan secara normal, hingga makan berlebihan yang tidak terkontrol, kurangnya rasa kenyang, perubahan dalam preferensi makanan dan menelan benda. Bahkan dalam pengamatan ada yang mencuri makanan dari piring orang lain.
Dari analisis studi, para peneliti mengaitkan area otak tertentu, termasuk orbitofrontal cortex dan kemungkinan besar hipotalamus, area otak yang mengatur interaksi antara jumlah makanan yang dikonsumsi dan homeostasis energetik, yang mengacu pada stabilitas, keseimbangan, atau keseimbangan di dalam sel atau tubuh.
“Asal mula anomali makanan pada demensia frontotemporal kemungkinan karena banyak faktor. Ini mungkin melibatkan perubahan sistem saraf otonom, yang ditandai dengan penilaian sinyal tubuh yang berubah, seperti rasa lapar, kenyang, dan nafsu makan,” kata Aiello dilansir dari Express UK, Selasa (23/6/2020).
Lantas apa yang perlu dilakukan setelah mengenali gejalanya?
Menurut NHS, lebih baik segera mengunjungi dokter umum jika merasa memiliki gejala awal demensia.
“Jika Anda khawatir tentang orang lain, dorong mereka untuk membuat janji dengan dokter umum dan mungkin menyarankan untuk pergi bersama mereka,” saran badan kesehatan Inggris itu. Sebagaimana dicatat oleh situs kesehatan, dokter umum dapat melakukan beberapa pemeriksaan sederhana untuk mencoba mencari tahu penyebab gejala, dan mungkin merujuk ke spesialis untuk tes lebih lanjut. (bis)
BTN Expo 2026 resmi menjadi penutup rangkaian program BTN Housingpreneur 2025. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP
Ekonomi
Sebuah video rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi pencurian kotak amal di sebuah masjid di Kota Padangsidimpuan viral
Peristiwa
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun
Daerah
Partai Berkarya tengah dilanda krisis internal serius setelah sebanyak 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari total 38 DPW seIndonesia
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meminta pemerintah kabupaten dan kota yang terdampak bencana banjir dan longsor agar segera
Daerah
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menerima kunjungan kerja dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meresmikan pembukaan rute penerbangan baru yang menghubungkan Bandar Udara Dr. Ferdinand
Daerah
Insiden meninggalnya seorang pengemudi mobil saat terjebak kemacetan akibat genangan air di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis
Daerah
Kontribusi dividen Bank Kaltimtara terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Timur dinilai menjadi salah sa
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya integrasi menyeluruh antara Kawasan Industri Medan
Daerah