Jaga Alam , Songsong Masa Depan: Jejak Konservasi INALUM dari Danau Toba hingga Pesisir Batu Bara
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
MEDAN - Rapat panitia khusus (Pansus) pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Medan Akhir Tahun Anggaran 2019 berlangsung alot dan diwarnai Walk Out, Senin (12/5/2020). Pasalnya, salah satu anggota Pansus Janses Simbolon tidak terima jika rapat dilanjutkan dengan alasan komposisi pansus belum kondusif.
Namun, Ketua Pansus Edwin Sugesti Nasution dan anggota lainnya menyebut rapat layak dilanjutkan karena saat pembentukan pansus sudah berdasarkan rapat paripurna.
Sebagaimana diketahui, saat rapat pansus dibuka Ketua Pansus Edwin Sugesti Nasution sekitar lukul 10.45 Wib dan memperkenalkan sejumlah anggota pansus yang hadir yakni Sudari ST, Janses Simbolon, Hendri Duin Sembiring dan Syaiful Ramadhan. Selanjutnya dipersilahkan kepada Kabag Umum Pemko Medan untuk memberikan pemaparan.
Tetapi, saat Kabag Umum M Andi Syahputra menyampaikan pemaparan, tiba tiba salah satu anggota Pansus Janses Simbolon (Hanura) melakukan interupsi. “Pimpinan, berhubung jumlah anggota dewan yang hadir ini belum kourum, alangkah baiknya kita tunda dan tidak efektif,” pinta Janses.
Selanjutnya Janses menyampaikan lagi, alasan penundaan bukan hanya karena tidak kourum. Tetapi, komposisi dan anggota pansus memiliki kerancuan. “Anggota pansus masih memiliki kerancuan. Pembentukan pansus pun terkesan dipaksakan. Kita luruskan dulu Ketua, biar kita rilek pembahasan,” ujar Janses.
Menanggapi pernyataan Janses, Ketua Pansus Edwin Sugesti Nasution mengatakan rapat hendaknya dapat dilanjutkan namun jika ada yang kurang sempurna bisa sambil menunggu keputusan.
Menyahuti pernyataan Edwin Sugesti, Janses lalu ngotot supaya rapat tidak dilanjutkan. “Seharusnya kita bereskan dulu polemik yang ada di internal Pansus. Karena diantara kita ada saling tidak enak. Kalau rapat ini dilanjutkan, saya keluar,” ujar Janses.
Menanggapi ucapan Janses, lalu Ketua Pansus Edwin Sugesti Nasution meminta pendapat dari anggota pansus yang lain. Lalu anggota pansus lain Syaiful Ramadhan (PKS) mengatakan, karena Ianya ditugaskan Fraksinya di Pansus LKPj maka akan terus mengikuti rapat pansus sesuai jadwal.
Sementara itu, anggota pansus lainnya Hendri Duin Sembiring (PDI P) mengatakan, agar rapat pansus dilanjutkan saja. Sebab, nama nama yang bergabung di pansus merupakan utusan Fraksi masing masing.
Menerima pendapat anggota pansus maka Ketua Pansus memutuskan agar rapat dilanjutkan. Mendengar hal itu, Janses Simbolon akhirnya meninggalkan ruang rapat banggar. “Kalau begitu saya keluar. Kita tidak mau dipenjara nanti dikemudian hari,” cetus Janses Simbolon seraya berlalu keluar ruangan.
Rapat pansus LKPj Walikota Medan Akhir Tahun 2019 dilanjutkan dengan agenda mendengarkan pemaparan dari Kabag Umum Pemko Medan M Andi Syahputra. (Is)
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola dunia. Kapten Timnas Argentina itu kini telah mengo
Olahraga
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia harus memberikan
Ekonomi
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, menegaskan bahwa DPR RI akan menindaklanjuti
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan harus melibatkan seluruh p
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan yang dihadapi dokter muda peserta Uji Kompetensi
Politik
Aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/6/2026), berujung ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan
Peristiwa
Seorang warga lanjut usia bernama Jumarimba Boangmanalu mengaku belum menerima pelunasan pembayaran atas penjualan lahan dan rumah miliknya
Peristiwa
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi melarang aparatur sipil negara (ASN), tenaga nonASN, hingga pegawai Bada
Daerah