Minggu, 24 Mei 2026

Desakan Pencopotan Dirut PLN Menguat Usai Blackout Massal di Sumatera dan Sejumlah Wilayah Indonesia

admin - Sabtu, 23 Mei 2026 11:59 WIB
Desakan Pencopotan Dirut PLN Menguat Usai Blackout Massal di Sumatera dan Sejumlah Wilayah Indonesia
Kolase Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo dan

JELAJAHNEWS.ID -Desakan agar Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, dicopot dari jabatannya menguat setelah terjadi pemadaman listrik total atau blackout di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat malam (22/5/2026). Gangguan listrik yang mulai terjadi sekitar pukul 18.44 WIB itu melanda hampir seluruh Pulau Sumatera dan merembet ke sebagian wilayah Jawa Timur hingga Sulawesi Tengah.

Koordinator Nasional Relawan Listrik Untuk Negeri (Re-LUN), Teuku Yudhistira, menilai Darmawan Prasodjo tidak lagi layak memimpin PLN karena dinilai gagal menjaga stabilitas pasokan listrik nasional, dan pemadaman listrik total yang terus berulang menunjukkan adanya kegagalan serius dalam manajemen perusahaan.

"Darmawan tidak layak lagi menjabat sebagai Direktur Utama PLN," kata Yudhistira di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Menurut dia, insiden blackout bukan pertama kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut pemadaman berskala besar telah berulang kali terjadi sejak 2024, khususnya di Pulau Sumatera.

"Catatan kami, di Sumatera saja sudah lebih dari tiga kali terjadi pemadaman listrik total. Ini menunjukkan persoalan mendasar yang belum mampu diselesaikan PLN," ujarnya.

Selain Sumatera, Yudhistira juga menyoroti gangguan listrik yang sebelumnya sempat terjadi di DKI Jakarta dan Bali. Ia menyebut Jakarta mengalami dua kali pemadaman dalam satu bulan terakhir, sedangkan Bali juga pernah mengalami gangguan serupa.

"Yang menjadi persoalan, PLN tidak pernah secara terbuka menjelaskan penyebab utama peristiwa ini. Transparansi kepada publik sangat minim," katanya.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru