Sabtu, 21 Maret 2026

Zelensky Sesalkan Sikap AS, Rusia Terus Gempur Ukraina

editor - Senin, 07 April 2025 18:09 WIB
Zelensky Sesalkan Sikap AS, Rusia Terus Gempur Ukraina
JELAJAHNEWS.IDPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya respons Amerika Serikat menyusul penolakan Rusia terhadap usulan gencatan senjata penuh dan tanpa syarat. Di tengah ketegangan diplomatik tersebut, Rusia terus menggencarkan serangan terhadap Ukraina, yang terbaru menewaskan dua orang dan melukai tujuh lainnya.

Serangan itu digambarkan sebagai serangan “besar-besaran” yang melibatkan rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat tak berawak. Wakil Perdana Menteri Pertama Ukraina, Yulia Svyrydenko, menegaskan bahwa serangan tersebut terjadi secara serentak di berbagai wilayah.


Ukraina sebelumnya telah menyetujui proposal gencatan senjata dari Amerika Serikat, namun Presiden Rusia Vladimir Putin menolaknya. “Kami masih menunggu tanggapan dari pihak Amerika Serikat — sejauh ini belum ada,” ujar Zelensky dalam pernyataannya yang dikutip dari AFP, Senin (7/4/2025).


Di sisi lain, Rusia mengklaim telah merebut sebuah desa di wilayah Sumy dalam serangan lintas batas yang jarang terjadi. Namun, pihak Ukraina membantah dan menyebut klaim tersebut sebagai “disinformasi”.


Zelensky menegaskan bahwa jumlah serangan udara Rusia terus meningkat, dan menilai bahwa hal tersebut menunjukkan tekanan internasional terhadap Moskow belum cukup efektif.


Sementara itu, dari Washington, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kemarahannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam wawancara dengan NBC News yang dikutip BBC, Trump menyatakan kekecewaannya atas lambannya proses negosiasi gencatan senjata yang telah berlangsung selama berminggu-minggu.


Trump mengancam akan memberlakukan tarif sebesar 50% terhadap negara-negara yang membeli minyak Rusia jika Putin tetap menolak kesepakatan damai. Komentarnya menandai perubahan sikap terhadap Putin, setelah sebelumnya banyak pihak menilai Trump terlalu lunak terhadap Moskow.(jn/**)

Editor
: editor
Sumber
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru