Terkait Tuntutan 17 Pensiunan, Perumda Tirtanadi: Sebagian Dana dari AJB Bumiputera Sudah Diterima
Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara angkat bicara terkait tuntutan 17 pensiunan yang hingga kini masih memperjuangkan pembayaran penuh
Ekonomi
JELAJAHNEWS.ID -Tim Nasional Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 di partai final yang berlangsung di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) pagi WIB.
Kemenangan tersebut tidak hanya mengantarkan La Furia Roja meraih gelar dunia kedua dalam sejarah, tetapi juga mengkonfirmasi berbagai prediksi berbasis teknologi yang sebelumnya lebih mengunggulkan Spanyol dibandingkan Argentina.
Sebelum jelang pertandingan final, sejumlah model prediksi berbasis data menempatkan Spanyol sebagai favorit untuk menjadi juara. Mulai dari superkomputer Opta, berbagai model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga simulasi turnamen EA Sports FC 26 sama-sama memprediksi tim asuhan Luis de la Fuente akan mengangkat trofi Piala Dunia.
Baca Juga:Superkomputer Opta menjadi salah satu model yang paling konsisten menjagokan Spanyol. Berdasarkan 25.000 simulasi yang dijalankan, Spanyol keluar sebagai juara dalam 59,6 persen simulasi, sedangkan Argentina memenangkan 40,4 persen simulasi lainnya.
Untuk hasil pertandingan dalam waktu normal, Opta menghitung peluang kemenangan Spanyol mencapai 45 persen. Sementara itu, kemungkinan pertandingan berakhir imbang berada di angka 29 persen, sedangkan Argentina hanya memiliki peluang menang dalam 90 menit sebesar 26 persen.
Opta menilai keunggulan Spanyol terletak pada kemampuan mereka menguasai jalannya pertandingan, menjaga keseimbangan permainan, serta meredam serangan lawan secara efektif. Penilaian tersebut akhirnya terbukti di lapangan setelah Spanyol mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Prediksi serupa juga datang dari simulasi EA Sports FC 26. Dalam simulasi turnamen yang dilakukan pengembang gim tersebut, Spanyol diproyeksikan menjadi juara Piala Dunia 2026.
EA Sports sebelumnya dikenal memiliki rekam jejak yang cukup baik dalam memprediksi hasil Piala Dunia. Simulasi mereka berhasil menebak Spanyol sebagai juara pada edisi 2010, Jerman pada 2014, Prancis pada 2018, serta Argentina pada 2022. Dengan keberhasilan Spanyol mengalahkan Argentina di final, prediksi EA Sports untuk edisi 2026 kembali terbukti akurat.
Selain itu, sejumlah model AI juga lebih banyak menjagokan Spanyol. Berdasarkan berbagai rangkuman prediksi yang beredar sebelum laga final, mayoritas model AI memilih La Furia Roja sebagai kampiun turnamen.
Bahkan, jauh sebelum final dipastikan mempertemukan Spanyol dan Argentina, KompasTekno telah menguji enam chatbot AI dengan pertanyaan mengenai tim yang akan lolos ke final sekaligus menjadi juara Piala Dunia 2026. Hasil pengujian tersebut menunjukkan kecenderungan yang sama, yakni lebih banyak model AI yang memilih Spanyol sebagai calon juara.
Kepercayaan berbagai model prediksi terhadap Spanyol tidak terlepas dari performa impresif mereka sepanjang turnamen. Tim besutan Luis de la Fuente tampil konsisten sejak fase awal kompetisi dengan pertahanan yang solid dan permainan yang efektif. Menjelang partai final, Spanyol juga datang dengan catatan tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan, tidak termasuk laga yang ditentukan melalui adu penalti.
Di sisi lain, Argentina berstatus sebagai juara bertahan dan berambisi mempertahankan gelar sekaligus mencatatkan dua gelar Piala Dunia secara beruntun. Namun, upaya Lionel Messi dan rekan-rekannya harus terhenti setelah takluk 0–1 dari Spanyol pada laga puncak.
Kemenangan tersebut memastikan Spanyol kembali menjadi juara dunia untuk kedua kalinya setelah sebelumnya meraih gelar perdana pada Piala Dunia 2010.
Selain mengukuhkan dominasi La Furia Roja di turnamen, hasil final ini juga menjadi bukti bahwa sejumlah model prediksi berbasis data dan kecerdasan buatan mampu memberikan proyeksi yang sejalan dengan hasil pertandingan, meski tetap tidak dapat menggantikan dinamika yang terjadi di lapangan.(jn/**)
Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara angkat bicara terkait tuntutan 17 pensiunan yang hingga kini masih memperjuangkan pembayaran penuh
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, meminta Universitas Pertahanan (Unhan) RI dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan
Politik
Struktur Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Sumatera Utara memasuki babak baru. Zainuddin Lubis, SH resmi menahkodai Perbati Sumut
Olahraga
Penetapan seorang sopir truk berinisial B sebagai tersangka dalam perkara pengangkutan kayu hasil hutan menjadi sorotan dalam rapat dengar p
Hukum
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara, Erris Julietta Napitupulu, mengapresiasi tim riset Universitas Medan Area (UMA)
Daerah
Balai Penegakan Hukuma (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera menetapkan B seorang sopir truk bermuatan kayu sebagai tersangka.
Politik
Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, mendesak pemerintah pusat segera mengambil alih penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yan
Politik
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Putra Nababan berharap Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Penyiaran tidak menjadi aturan yang memb
Politik
Komisi II DPR RI akan mendorong pemberian sanksi tegas bagi pejabat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah yang masih mengangkat ten
Politik
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara menggelar sosialisasi layanan dan tarif air minum kepada masyarakat
Ekonomi