Komisi III Akan Terus Kawal Kasus Kematian Mantan Istri Polisi di Medan
Komisi III DPR RI memastikan akan mengawal proses pengungkapan kasus kematian mantan istri anggota Polri berinisial WL di Medan, Sumatera
Hukum
MEDAN - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengajak seluruh pengurus Remaja Masjid Pecinta Alam (Rempala) Indonesia Sumut yang baru dilantik agar belajar kehidupan dan kepemimpinan.
Ajakan ini disampaikan Akhyar ketika menghadiri Pelantikan Pengurus Remaja Masjid Pecinta Alam (Rempala) Indonesia Sumut di Aula Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Jalan Garuda 4, Perumnas Mandala, Sabtu (11/7/2020). Akhyar mengaku, dirinya pernah serta terlibat dalam organisasi remaja masjid. \"Aktivitas di remaja masjid ini dapat menjadi salah satu bekal kita untuk melangkah,\" kata Akhyar.
Mantan anggota DPRD Medan ini selanjutnya mengungkapkan,organisasi remaja masjid merupakan sarana pendidikan yang melahirkan kader-kader pemimpin ke depan. Di organisasi ini, jelas Akhyar, selain pengetahuan keislaman, para remaja juga mendapat pelajaran tentang kepemimpinam sehingga nantinya lahir pemimpin masa depan yang baik yang dilandasi nilai-nilai keislaman.
\"Sekarang ini banyak orang pintar di suatu bidang, namun belum tentu bisa memimpin. Seorang pemimpin itu harus mampu membangkitkan dan mengorganisir ide dan segala potensi yag ada,” ungkapnya.
Dihadapan Gubsu Edy Rahmayadi diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan SDA Agus Tri Priyono, Sekjen Dunia Melayu Dunia Islam H Said Aldi Al Idrus dan Ketua PMI Sumut Dr H Rahmat Shah, Akhyar kemudian mengajak seluruh pegiat di Rempala Sumut ikut mendorong gerakan bersama menjaga kebersihan dan lingkungan, termasuk di Kota Medan.
“Menjaga kebersihan merupakan salah satu wujud kecintaan pada alam. Marilah kita bangkitkan kesadaran warga untuk mewadahi sampah agar petugas kebersihan dapat menjalankan tugasnya mengangkut sampah ke tempat pembuangan,” ajaknya.
Dalam kesempatan itu, Akhyar tak lupa berpesan kepada pengurus Rempala Sumut yang merupakan warga Medan itu agar senantiasa tetap menjaga karakter anak Medan yang selama ini identik dengan setia kawan, terbuka dan percaya diri.
“Terus pertahankanlah ke-Medan-an kita. Termasuk dalam berkomunikasi, jangan segan dan malu berdialek Medan. Ini merupakan wujud dari rasa percaya diri dan kebanggaan kita sebagai anak Medan,” pesanya.
Selain pelantikan Pengurus Rempala Indonesia Sumut, acara juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sumut. Akhyar mengucapkan selamat kepada DMDI Sumut yang menggelar rapat kerja daerah (rakerda). Diharapkannya, rakerda ini nantinya dapat melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang kian membesarkan organisasi ke depannya. (Jai/rel)
Komisi III DPR RI memastikan akan mengawal proses pengungkapan kasus kematian mantan istri anggota Polri berinisial WL di Medan, Sumatera
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas peran di Kota Padang, Sumatera Barat. Tidak hanya mengandalkan bisnis pembiayaan peru
Ekonomi
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik
Sebuah video yang menampilkan pria yang diduga mirip Anggota DPRD Kota Medan berinisial EAS tengah mengisap perangkat menyerupai rokok elekt
Peristiwa
Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan meminta pemerintah memperkuat strategi pemberantasan judi daring dengan tidak hanya memblokir situs
Politik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai penguatan otonomi daerah tidak cukup diwujudkan melalui regulasi, tetapi harus di
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusut secara tuntas penyebab
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan Kepala S
Politik
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, menilai praktik korupsi di Indonesia telah berada pada ti
Politik