Komisi III Akan Terus Kawal Kasus Kematian Mantan Istri Polisi di Medan
Komisi III DPR RI memastikan akan mengawal proses pengungkapan kasus kematian mantan istri anggota Polri berinisial WL di Medan, Sumatera
Hukum
MEDAN - Jika Pemprov Sumut jadi memindahkan Taman Budaya Sumatera Utara ( TBSU ) ke Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Jalan Gatot Subroto Medan, Pemko Medan nantinya tetap akan menjadikan bekas lokasi TBSU sebagai tempat pengembangan kesenian dan kebudayaan. Dengan demikian, warga Kota Medan tetap dapat berekspresi dan berinovasi menyalurkan jiwa seni dan budayanya.
“Jika Pemprov Sumut menyerahkan kembali lahan tersebut kepada Pemko Medan, kita akan lakukan berbagai perbaikan dan pembenahan fasilitas di sana sehingga aktifitas kesenian dan kebudayaan dapat berjalan baik. Jadi siapapun dapat merasa nyaman mengeksplorasi minat, bakat dan kemampuannya,” kata Akhyar di Balai Kota Medan, Kamis (2/7/2020).
Penjelasan ini disampaikan Akhyar menanggapi rencana pemindahan TBSU oleh Pemprovsu yang semula di Jalan Perintis Kemerdekaan ke PRSU Jalan Gatot Subroto Medan. “Sebagai ibukota Provinsi Sumut, Kota Medan sangat membutuhkan ruang kesenian dan kebudayaan sebagai simbol peradaban kota,” ungkapnya.
Akhyar menjelaskan bahwa Kota Medan selama ini kurang akan sentuhan nilai artistik dan humanis. Padahal Kota Medan banyak memiliki seniman-seniman handal yang hasil karyanya diyakini mampu untuk memberikan sentuhan artistic dan humanis sehingga membuat Kota Medan tidak kalah dengan kota lainnya di Indonesia.
“Dengan adanya pusat kesenian di eks TBSU nanti, kita harapkan para seniman bisa bersatu dan berkreasi untuk memberikan sentuhan artistik dan humanis untuk menjadikan Kota Medan lebih baik lagi ke depannya,” harapnya.
Guna mewujudkan keinginan tersebut, Akhyar berencana lahan eks TBSU nanti akan akan dibangun berbagai fasilitas mulai dari gedung pertunjukan, pameran serta ruang-ruang diskusi yang dapat menjadi wadah lahirnya para seniman-seniman handal yang mampu membanggakan nama Kota Medan di masa mendatang.
Mantan anggota DPRD Medan ini juga mengatakan ruang kesenian dan kebudayaan memiliki nilai tinggi sebagai investasi budaya, pendidikan dan masa depan yang menjanjikan. “Produk seni dan budaya yang bernilai dapat menjadi inspirasi sekaligus energi penggerak munculnya berbagai kemajuan di bidang seni dan budaya serta menjadi pemersatu dan pendorong terwujudnya peradaban kota,” pungkasnya.(Jai/rel)
Komisi III DPR RI memastikan akan mengawal proses pengungkapan kasus kematian mantan istri anggota Polri berinisial WL di Medan, Sumatera
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas peran di Kota Padang, Sumatera Barat. Tidak hanya mengandalkan bisnis pembiayaan peru
Ekonomi
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik
Sebuah video yang menampilkan pria yang diduga mirip Anggota DPRD Kota Medan berinisial EAS tengah mengisap perangkat menyerupai rokok elekt
Peristiwa
Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan meminta pemerintah memperkuat strategi pemberantasan judi daring dengan tidak hanya memblokir situs
Politik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai penguatan otonomi daerah tidak cukup diwujudkan melalui regulasi, tetapi harus di
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusut secara tuntas penyebab
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan Kepala S
Politik
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, menilai praktik korupsi di Indonesia telah berada pada ti
Politik