DPR Dukung Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Soroti Dugaan ‘Klaster Mewah’
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
MEDAN - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi mengapresiasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang memberikan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu dan masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
Sebanyak 2000 paket sembako dibagikan kepada warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 melalui Agen BRI Link yang ada di Kota Medan.
Apresiasi tersebut disampaikan Plt Akhyar usai menyerahkan paket sembako secara simbolis bersama Wakil Pimpinan Wilayah BRI Budi Siswanto melalui salah satu agen BRI Link UD Nasir yang berada di Jalan Starban Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (11/7/2020). Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.
“Saya mengucapkan terima kasih atas soliditas dan loyalitas kita sebagai warga Kota Medan dengan ikut ambil bagian menolong sesama di tengah wabah yang kini menerpa. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa memberikan ganjaran pahala berlimpah untuk setiap niat baik yang dilakukan,” ucap Akhyar.
Akhyar juga mengucapkan terima kasih kepada BRI yang telah menghadirkan 3000 agen BRI Link yang ada di Medan. Kehadiran agen BRI Link ini memudahkan masyarakat Kota Medan untuk bertransaksi dan tidak harus pergi ke kantor cabang Bank BRI, cukup ke agen BRI Link yang ada dilingkungan sekitar. Agen BRI Link juga terbantu dengan mendapatkan pendapatan yang sangat relatif baik. Sebab, disamping membuka kedai, agen BRI Link juga mendapatkan pendapatan tambahan lainnya yang didapat dari Bank BRI dengan menjadi agen BRI Link.
“Kita dapat mencontoh Pak Nasir ini yang sebulan bisa rata-rata mendapatkan penghasilan sebesar Rp 4 juta dan di Kota Medan ada lebih dari 3000 agen BRI Link. Hal ini sangat membantu perekonomian masyarakat Kota Medan dan pihak bank dalam pelayanan perbankan karena melayani tarik tunai, setor tunai, melayani transfer, dan melayani pembayaran lainnya, sangat membantu. Terima kasih BRI Link,” ungkap Akhyar.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah BRI Budi Siswanto mengatakan, agen BRI Link merupakan kepanjangan tangan dari BRI untuk melayani masyarakat dengan berbagi penghasilan, dimana pembagian penghasilan adalah 65 % agen BRI Link 35 % BRI. “Dan ini kita kembangkan terutama di masa pandemi Covid-19, sehingga mempermudah masyarakat untuk kebutuhan perbankan bisa dilayani oleh agen BRI Link,” kata Budi.(Jai)
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menyoroti adanya selisih sekitar Rp10 triliun dalam perencanaan anggaran Program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mempertanyakan efektivitas sistem akreditasi rumah sakit dalam menjamin mutu pelayanan dan keselamatan
Politik
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik
Sebanyak 54 warga Desa Limau Manis dan Desa Medan Sinembah, Kabupaten Deli Serdang, mengajukan gugatan perdata terkait dugaan perbuatan mela
Hukum
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke121 Perumda Tirtanadi Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Kantor Pusat, J
Daerah
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu, saat menghadiri Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berak
Ekonomi
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi
Politik