DPR Dukung Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Soroti Dugaan ‘Klaster Mewah’
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
MEDAN – Kabar dari penanganan pasien Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut), antara lain, jumlah pasien positif yang dinyatakan sembuh terus bertambah.
Dan hari ini, pasien sembuh bertambah sebanyak 18 orang, sehingga keseluruhan berjumlah 291 orang. Dari jumlah pasien yang sembuh tersebut, 8 orang diantaranya adalah yang dirawat di RS Marta Friska, selebihnya dari RS GL Tobing dan RS rujukan lainnya.
“Hampir setiap hari ada saudara-saudara kita penderita Covid-19 yang sembuh. Alhamdulillah, hari ini 18 orang penderita Covid-19 di Sumut yang dirawat di rumah sakit rujukan berhasil disembuhkan. Jumlah ini merupakan rekor tertinggi penambahan jumlah pasien sembuh,” ujar Juru Bicara (Jubir) GTPP Covid-19 Sumut, Whiko Irwan dalam keterangan pers secara live streaming dari Media Center GTPP Covid Sumut, Kantor Gubsu, Kamis (25/6/2020).
Whiko menjelaskan, bahwa penderita Covid-19 dinyatakan sembuh apabila sudah tidak ada gejala klinis dan hasil pemeriksaan swab PCR ulang sebanyak 2 kali berturut-turut didapatkan hasil negatif. Harapannya dalam beberapa hari ke depan, penderita Covid-19 yang sembuh di Sumut akan semakin meningkat.
“Sedangkan bagi kita yang belum terpapar Covid-19, perlu diingatkan bahwa saat ini vaksin belum diproduksi secara massal. Untuk itu penting menerapkan protokol kesehatan,” tambah Whiko.
Whiko pun menjelaskan cara memutus rantai penularan Covid-19 dapat dilakukan dengan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan masker pelindung hidung dan mulut, jaga jarak 1-2 meter, cuci tangan dengan sabun dan air serta hindari kerumunan orang banyak.
“Sekali saja kita terindikasi Covid-19, maka kita wajib untuk melakukan isolasi diri, baik mandiri, di balai karantina ataupun di rumah sakit,” terangnya.
Whiko juga menjabarkan orang-orang yang melaksanakan isolasi, antara lain penderita Covid-19 terkonfirmasi dari hasil swab PCR, orang dengan gejala klinis Covid-19 baik ringan maupun berat (ODP, PDP), orang yang berkontak erat dengan penderita Covid-19 terkonfirmasi dan terakhir adalah orang dengan hasil Rapid Test Reaktif.
Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Sumut, hingga 26 Juni 2020 pukul 17.00 wib, disebutkannya untuk pasien sembuh bertambah 18 menjadi 291 orang, pasien meninggal bertambah 3 menjadi 83 orang, kasus positif bertambah 69 menjadi 1.356 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 191 orang. (IP)
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menyoroti adanya selisih sekitar Rp10 triliun dalam perencanaan anggaran Program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mempertanyakan efektivitas sistem akreditasi rumah sakit dalam menjamin mutu pelayanan dan keselamatan
Politik
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik
Sebanyak 54 warga Desa Limau Manis dan Desa Medan Sinembah, Kabupaten Deli Serdang, mengajukan gugatan perdata terkait dugaan perbuatan mela
Hukum
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke121 Perumda Tirtanadi Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Kantor Pusat, J
Daerah
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu, saat menghadiri Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berak
Ekonomi
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi
Politik