Jaga Alam , Songsong Masa Depan: Jejak Konservasi INALUM dari Danau Toba hingga Pesisir Batu Bara
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
JELAJAHNEWS.ID -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan seorang tersangka berinisial IAA alias GA yang merupakan Staf Khusus Menteri Agama periode 2020–2024 terkait dugaan tindak pidana korupsi (TPK) dalam pembagian kuota haji Indonesia tahun 2023–2024, Selasa (17/3/2026). Penahanan dilakukan setelah sebelumnya KPK juga menahan mantan Menteri Agama berinisial YCQ pada 12 Maret 2026 dalam perkara yang sama.
Dalam pengembangan penyidikan kasus tersebut, KPK menetapkan dan menahan dua tersangka. Terhadap IAA alias GA, penahanan dilakukan selama 20 hari pertama, terhitung sejak 17 Maret hingga 5 April 2026, di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK.
Berdasarkan konstruksi perkara, IAA diduga mengatur pengumpulan uang percepatan dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) terkait penggunaan diskresi kuota haji Indonesia tahun 2023. Besaran fee percepatan yang diminta disebut mencapai 5.000 dolar Amerika Serikat (USD) atau sekitar Rp84,4 juta per jemaah. Dari hasil pemeriksaan, IAA diduga bersama YCQ menerima aliran dana tersebut.
Baca Juga:
Selain itu, dalam pembagian kuota haji tahun 2024, Indonesia diketahui memperoleh tambahan kuota sebanyak 20.000 jemaah. Namun, pembagian kuota tersebut diduga tidak sesuai ketentuan karena dialokasikan masing-masing 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus, yakni masing-masing 10.000 kuota. Padahal, berdasarkan aturan, seharusnya sebanyak 92 persen kuota dialokasikan untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus.
Dalam proses pembagian kuota itu, KPK juga menemukan dugaan bahwa IAA mengarahkan pengumpulan fee percepatan dengan menunjuk seorang koordinator dari asosiasi PIHK. Fee percepatan tersebut disepakati sebesar 2.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp33,8 juta per jemaah.
IAA juga diduga memerintahkan MAS selaku Kepala Subdirektorat Perizinan, Akreditasi, dan Pembinaan Penyelenggaraan Haji Khusus di Kementerian Agama untuk meminta pembayaran fee sebesar Rp42,2 juta per jemaah guna memperoleh kuota T0 haji khusus. Namun, belakangan IAA diduga meminta agar fee yang telah dibayarkan oleh PIHK dikembalikan setelah mengetahui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Haji.
KPK menduga sebagian dana hasil pengumpulan fee tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi serta untuk melakukan pengondisian terhadap Pansus Haji, yang diduga diketahui oleh YCQ.
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola dunia. Kapten Timnas Argentina itu kini telah mengo
Olahraga
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia harus memberikan
Ekonomi
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, menegaskan bahwa DPR RI akan menindaklanjuti
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan harus melibatkan seluruh p
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan yang dihadapi dokter muda peserta Uji Kompetensi
Politik
Aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/6/2026), berujung ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan
Peristiwa
Seorang warga lanjut usia bernama Jumarimba Boangmanalu mengaku belum menerima pelunasan pembayaran atas penjualan lahan dan rumah miliknya
Peristiwa
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi melarang aparatur sipil negara (ASN), tenaga nonASN, hingga pegawai Bada
Daerah