Gema Wahyu Ilahi di Balik Jeruji: WBP Lapas Bagansiapiapi Unjuk Kebolehan dalam Lomba Keagamaan
Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi, Selasa (3/3/2026), berubah khidmat saat rangkaian perlombaan keagamaan
Hukum
JELAJAHNEWS.ID -Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi, Selasa (3/3/2026), berubah khidmat saat rangkaian perlombaan keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) resmi dibuka. Alunan azan dan lantunan ayat suci Al-Qur'an menggema di dalam lapas, menandai dimulainya kompetisi yang menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian.
Perlombaan tersebut meliputi tiga cabang, yakni lomba azan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an (tartil), dan seni tilawah. Puluhan perwakilan dari setiap blok hunian mengikuti kegiatan ini dengan antusias, mengenakan busana muslim lengkap.
Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, melainkan bagian dari proses pembinaan spiritual bagi warga binaan.
"Melalui lomba ini, kami ingin menunjukkan bahwa di balik tembok lapas, ada proses transformasi. Mereka yang sebelumnya jauh dari nilai-nilai agama, kini dapat menjadi muazin yang mengajak pada kebaikan atau qari yang menyejukkan hati," ujar Kepala Lapas saat membuka acara.
Menurutnya, banyak warga binaan memiliki potensi yang belum tergali. Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus memperkuat kedekatan dengan Al-Qur'an.
Suasana semakin semarak ketika salah satu peserta membawakan tilawah dengan teknik dan penghayatan yang memukau. Sorak dukungan dari sesama warga binaan terdengar, sementara sebagian penonton tampak terharu menyaksikan perubahan positif yang terjadi.
Dewan juri yang terdiri atas penyuluh agama setempat memberikan apresiasi atas kualitas peserta. Mereka menilai kemampuan vokal serta pemahaman tajwid para WBP cukup baik dan tidak kalah dengan peserta di luar lapas.
"Kami melihat kesungguhan dan kemajuan yang signifikan. Ini menunjukkan pembinaan keagamaan berjalan dengan baik," ujar salah satu juri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Bagansiapiapi dalam membangun karakter warga binaan melalui pendekatan religius. Selain meningkatkan kepercayaan diri, lomba tersebut juga diharapkan dapat memperkuat komitmen WBP untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Dengan adanya pembinaan berkelanjutan, pihak lapas berharap warga binaan dapat membawa nilai-nilai positif tersebut saat kembali ke tengah masyarakat. Transformasi spiritual yang terbangun di balik jeruji diharapkan menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna setelah masa pidana berakhir.(**)
Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi, Selasa (3/3/2026), berubah khidmat saat rangkaian perlombaan keagamaan
Hukum
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi resmi membuka kegiatan pesantren kilat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Hukum
Kantor berita Iran, Tasnim News Agency dan Fars News Agency, melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal
Peristiwa
Kebijakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang menerbitkan surat edaran tentang penataan penjualan daging babi di seluruh wilayah
Hukum
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Bupati Rokan Hilir
Hukum
Dua kader PDI Perjuangan (PDIP) Kota Medan, Hasyim SE dan Wong Chun Sen Tarigan, menyampaikan pandangan berbeda terkait Surat Edaran (SE)
Politik
Aliansi massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan,Kamis (26/2/2026), menolak surat edaran Pemerintah Kota (Pemko)
Peristiwa
Produk minuman Rowbin Cafe yang dikelola warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi resmi menerima sertifikat halal
Hukum
Surat edaran Wali Kota Medan yang melarang penjualan daging babi di bahu jalan menuai reaksi dari masyarakat. Pemerintah Kota (Pemko) Medan
Peristiwa
Komisi X DPR RI menyoroti dugaan kekerasan yang dilakukan oknum anggota Brimob Polri hingga menyebabkan meninggalnya seorang siswa di Kota
Politik