Jaga Alam , Songsong Masa Depan: Jejak Konservasi INALUM dari Danau Toba hingga Pesisir Batu Bara
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
MEDAN – Para pelaku ekonomi kreatif khususnya kerajinan diajak untuk memanfaatkan platform digital agar tetap bertahan dan produktif di masa pandemi Covid-19.
Karena melalui aplikasi digital para pelaku usaha kerajinan lebih mudah memasarkan produk dan mengembangkan usahanya. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut), Nawal Lubis usai mengikuti webinar Dekranas yang bertemakan ‘Adaptasi Kebiasaan Baru Sektor Kerajinan Dalam Rangka Meningkatkan Produktivitas Melalui Platform Digital’ di kediamannya di Kawasan Deli Tua, belum lama ini.
Saat ini, kata Nawal, potensi pemasaran melalui platform digital sudah sangat besar. Apalagi masa pandemi Covid-19 ini membatasi kegiatan tatap muka setiap orang. Karena itu, platform digital adalah pilihan alternatif yang bisa dimanfaatkan untuk terus meningkatkan produktivitas. Salah satunya yang dapat dimanfaatkan para pengrajin untuk memasarkan produknya adalah aplikasi dekranasda.sumutprov.go.id yang disediakan oleh Dekranasda Sumut.
\"Saya harap, para pelaku industri ekonomi kreatif bisa memanfaatkan platform digital yang saat ini sudah semakin besar. Pandemi ini menuntut kita untuk terus berinovasi agar produktivitas tidak menurun,\" ujar Nawal.
Nawal juga mengharapkan kepada masyarakat Sumut agar senantiasa membeli produk perajin lokal, sehingga daya saing perajin lokal terus dapat meningkat.
\"Saya harapkan juga masyarakat membeli produk-produk perajin lokal kita, apalagi Sumatera Utara memiliki banyak sekali jenis kerajinan yang kualitasnya dapat bersaing dengan produk di luar daerah,\" katanya.
Ketua Umum, Dekranas Wury Estu Handayani mengatakan saat ini sektor kerajinan adalah yang terdampak pandemi cukup tinggi. Estimasi kerugiannya mencapai Rp.700 miliar. Antara lain disebabkan iklim pendapatan yang menurun drastis, daya beli masyarakat yang menurun, kesulitan mendapatkan bahan baku, proses produksi menurun dan para pelaku kesulitan membayar kredit usaha.
\"Untuk itu, diperlukan adaptasi menjadikan kebiasaan baru, meningkatkan omset dengan banyak cara, salah satunya menggunakan platform digital dalam pemasaran produk industri kecil menengah,\" kata Wury.
Plt.Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Josua Simanjuntak mengatakan para pelaku Industri Kecil Menengah harus jeli melihat perubahan. Salah satunya adalah platform digital yang kian hari kian berkembang.
\" Platform digital ini harus diambil sebagai kesempatan. Kita harus jeli melihat perubahan yang terjadi di masyarakat. Ini satu solusi yang bisa membuat kita terus bisa produktif dan usaha,\" kata Josua. (IP)
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola dunia. Kapten Timnas Argentina itu kini telah mengo
Olahraga
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia harus memberikan
Ekonomi
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, menegaskan bahwa DPR RI akan menindaklanjuti
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan harus melibatkan seluruh p
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan yang dihadapi dokter muda peserta Uji Kompetensi
Politik
Aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/6/2026), berujung ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan
Peristiwa
Seorang warga lanjut usia bernama Jumarimba Boangmanalu mengaku belum menerima pelunasan pembayaran atas penjualan lahan dan rumah miliknya
Peristiwa
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi melarang aparatur sipil negara (ASN), tenaga nonASN, hingga pegawai Bada
Daerah