Oknum Kaprodi S3 UIN Sumut Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum Istri Kirim Surat ke Rektor
Oknum pejabat akademik di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) berinisial AS dilaporkan ke Polrestabes Medan terkait dugaan
Hukum
Nama programnya: Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes). Bukan sekadar label merah putih, tetapi cerminan tekad agar desa tidak lagi sekadar menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah mengawal program ini dengan memberikan plafon pinjaman hingga Rp3 miliar kepada setiap koperasi desa. Angka ini sontak mengundang tanya dan juga keraguan.
Apakah ini dana hibah dari negara?
Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan yang juga memimpin Satgas Pembentukan Kopdes Merah Putih, langsung meluruskan. “Ini bukan bantuan, ini bisnis. Dana Rp3 miliar itu adalah plafon pinjaman, bukan dana hibah. Bisa digunakan seluruhnya, bisa juga sebagian, tergantung kebutuhan usaha,” tegasnya.
Faktanya, meski disebut dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 bahwa APBN merupakan salah satu sumber pendanaan, pelaksanaannya justru mengandalkan bank-bank milik negara seperti BRI, Bank Mandiri, dan BNI.
Pemerintah sendiri hanya menjadi jembatan—menyusun regulasi, memberi pendampingan, hingga merancang rencana bisnis koperasi lewat Kementerian Koperasi dan UKM.
Setiap koperasi yang terbentuk akan mengajukan pinjaman berbasis proposal usaha. Tak ada satu skema usaha tunggal. Sebab, setiap desa punya potensi yang berbeda. Ada yang ingin menjadi agen LPG, ada pula yang memilih menyalurkan pupuk, sembako, hingga distribusi bantuan sosial.
Yang menarik, proses pembentukan koperasi dilakukan dari bawah. Dimulai dari Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang dipimpin kepala desa. Biaya legalitas koperasi seperti notaris ditanggung pemerintah daerah dari APBD. Ini menjadi simbol bahwa program ini tak hanya milik pusat, tapi juga milik rakyat.
Lebih dari sekadar angka dan mekanisme, Kopdes Merah Putih adalah tentang kepercayaan. Bahwa desa mampu, bila diberi kesempatan.
“Ini bukan dana gratis. Tapi peluang. Harus dikelola secara profesional,” kata Zulkifli lagi.
Dengan koperasi sebagai tulang punggung, program ini diharapkan menjadi lokomotif ekonomi baru. Dari desa, untuk desa. Dan siapa tahu, dari sini pula akan tumbuh banyak wirausaha tangguh yang akan jadi wajah baru Indonesia mandiri.(jn/***)
Oknum pejabat akademik di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) berinisial AS dilaporkan ke Polrestabes Medan terkait dugaan
Hukum
Perumda Tirtanadi akan melakukan perbaikan pada pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 milimeter yang mengalami kebocoran di
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta PT PLN bertanggung jawab atas dampak pemadaman listrik bergilir yang te
Daerah
Kepala Instalasi Pengolahan Air (Ka.IPA) Delitua Perumda Tirtanadi Azanil Putra angkat bicara, terkait pengolahan bahan kimia yang dinilai
Peristiwa
Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Herdensi menyampaikan keprihatinan atas ditemukannya sebanyak 6,8 kilogram narkotika jenis
Peristiwa
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas buka suara soal isu tudingan tidak memenuhi komitmen pembiayaan akomodasi peserta ASEAN Boys
Daerah
Keresahan publik terkait aspek keselamatan dan prosedur tanggap darurat selama penyelenggaraan Piala AFF U19 2026 di Stadion Teladan terjaw
Olahraga
Pemerintah Kota Medan membantah tegas tudingan tidak memenuhi komitmen pembiayaan akomodasi peserta ASEAN Boys Championship (AFF U19) 2026.
Olahraga
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut memperkuat kolaborasi d
Daerah
Tim Pengawas Haji (Timwas) DPR RI mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang dinilai berlangsung lebih tertib dan terorganisasi dib
Politik