Senin, 02 Februari 2026

Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029, Gubsu Bobby Targetkan Investasi Rp100 Triliun per Tahun

editor - Senin, 05 Mei 2025 17:10 WIB
Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029, Gubsu Bobby Targetkan Investasi Rp100 Triliun per Tahun
JELAJAHNEWS.ID - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bobby Nasution, menargetkan investasi masuk ke Provinsi Sumut sebesar Rp100 triliun per tahun. Target ambisius ini diyakininya akan mendorong peningkatan berbagai indikator makro pembangunan daerah, seperti pertumbuhan ekonomi, PDRB per kapita, serta penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.

Hal ini disampaikan Gubernur saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 Sumut, yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro 30 Medan, Senin (5/5/2025).


“Ketika investasi masuk dan berjalan baik, maka semua indikator makro akan saling mendukung. Perusahaan dan pabrik yang berdiri akan menyerap tenaga kerja, PDRB meningkat, dan angka pengangguran akan menurun,” ujar Bobby Nasution.



Dorong PAD dan Kolaborasi BUMD


Selain investasi, Gubernur Bobby menyoroti pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi dan kolaborasi lintas pemerintah daerah. Salah satu terobosan yang ditawarkannya adalah pendirian BUMD bersama antara provinsi dan kabupaten/kota untuk mengelola potensi unggulan lokal seperti migas di Langkat dan tambang emas di Mandailing Natal.


“BUMD ini bisa kita kelola bersama, bisa menghasilkan profit, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari situ, PAD juga ikut naik,” jelasnya.


Bobby juga mengusulkan penggabungan BUMD antarwilayah, seperti PDAM, untuk memperbesar valuasi aset dan memudahkan akses pembiayaan dalam menangani persoalan air bersih di daerah.


“Kalau aset disatukan, kita punya valuasi besar. Maka untuk pembiayaan besar juga bisa dilakukan. Permasalahan air di daerah bisa diselesaikan dengan lebih cepat,” imbuhnya.



Target Pembangunan Sumut 2025–2029


Dalam sambutannya, Bobby memaparkan sasaran utama pembangunan Provinsi Sumut selama periode 2025–2029 yang mencakup berbagai indikator makro:





  • Pertumbuhan ekonomi: dari 5,03% menjadi 7,6%




  • PDRB per kapita: dari Rp73,57 juta menjadi Rp115,3 juta




  • Kontribusi PDRB Sumut terhadap nasional: dari 5,21% menjadi 5,30%




  • Tingkat pengangguran terbuka: dari 5,60% menjadi 4,74–5,20%




  • Angka kemiskinan: dari 7,19% menjadi 2,82–3,82%




  • Indeks Modal Manusia: dari 0,53 menjadi 0,59




  • Indeks Gini: dari 0,306 menjadi 0,287–0,291




  • Indeks Kualitas Lingkungan Hidup: dari 73,96 menjadi 77,87




  • Penurunan emisi gas rumah kaca: dari 1% menjadi 18,52%




Penandatanganan Sejumlah MoU Strategis


Dalam acara yang dihadiri pejabat pusat dan daerah ini, juga dilakukan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU), di antaranya:





  1. Pemprov Sumut – Badan Pusat Statistik (BPS): Sinergi penyelenggaraan Satu Data Indonesia dan statistik sektoral.




  2. Pemprov Sumut – Administrator KEK Sei Mangkei, PT Kawasan Industri Nusantara, dan BPJS Ketenagakerjaan: Pengelolaan tenaga kerja di KEK Sei Mangkei periode 2025–2026.




  3. Pemprov Sumut – Kementerian Hukum dan HAM: Penanganan permasalahan hukum berbasis restorative justice di wilayah Sumut.




Dengan berbagai langkah strategis ini, Gubernur Bobby Nasution menegaskan komitmennya menjadikan Sumatera Utara sebagai provinsi yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan di masa mendatang.(jns)

Editor
: editor
Sumber
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru